Frank Lampard Raih Penghargaan Manajer Terbaik LMA 2026
Manajer Coventry City, Frank Lampard, resmi dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Asosiasi Manajer Liga (LMA) setelah sukses mengantarkan timnya menjuarai kompetisi Championship. Keberhasilan membawa klub berjuluk Sky Blues promosi ke Liga Primer tersebut membuat Lampard berhak menerima Trofi Sir Alex Ferguson dalam seremoni yang berlangsung di London.
Lampard memimpin Coventry City tampil dominan di kasta kedua sepak bola Inggris hingga memastikan tiket kembali ke Liga Primer untuk pertama kali sejak tahun 2001. Atas pencapaian tersebut, pelatih berusia 47 tahun itu terlebih dahulu memenangi penghargaan di divisi Championship sebelum akhirnya terpilih sebagai Manajer Terbaik secara keseluruhan.
Mantan manajer Chelsea dan Everton itu juga mendapatkan apresiasi khusus berupa surat pribadi dari legenda Manchester United, Sir Alex Ferguson, yang absen dalam acara tersebut karena sedang menjalani masa pemulihan medis. Manajer tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, naik ke atas panggung untuk mewakili Ferguson guna menyerahkan trofi sekaligus membacakan surat tersebut.
Sebelum membacakan teks surat, Tuchel menyampaikan pesan dukungan di hadapan para hadirin yang datang dalam acara penghargaan.
"It is of course not the same without Sir Alex himself and we wish him all the best and a speedy recovery so that he is hopefully with us next year on stage again," ujar Thomas Tuchel, Manajer Tim Nasional Inggris.
Tuchel kemudian melanjutkan prosesi dengan membacakan seluruh isi surat penghormatan yang ditulis oleh Ferguson untuk Lampard.
"Dear Frank, many congratulations on being named LMA manager of the year. You should be very proud of what you and your team have accomplished. Your personality as a manager and a leader is so clearly defined in how your team has played great football this season – with confidence and self-belief and I have enjoyed watching you. I know from speaking with you that you have great humility and that important quality of a curious mind for learning. I'm sure winning this award will mean a great deal to you, Frank, and I wish you the best of luck in the Premier League next season," kata Thomas Tuchel, Manajer Tim Nasional Inggris saat membacakan surat Sir Alex Ferguson.
Selain Lampard, manajer Arsenal Mikel Arteta turut menghadiri acara bersama jajaran staf pelatihnya untuk menerima penghargaan Manajer Terbaik Liga Primer. Arteta memenangi penghargaan tersebut setelah masuk dalam daftar nominasi bersama beberapa nama besar seperti Pep Guardiola, Michael Carrick, Andoni Iraola, Keith Andrews, dan Regis Le Bris.
Apresiasi terhadap insan sepak bola Inggris dalam LMA Awards ini juga diberikan kepada para pelatih di divisi lain dan kategori sepak bola wanita. Pelatih Manchester City, Andree Jeglertz, terpilih sebagai Manajer Terbaik WSL setelah memutus dominasi Chelsea selama enam tahun, sementara Karen Hills dari Charlton meraih penghargaan di WSL 2. Pada kompetisi EFL, Michael Skubala dari Lincoln City mengamankan penghargaan League One, dan Andy Woodman dari Bromley membawa pulang penghargaan League Two.