Gavin Newsom Bakal Pajaki Dana Korban Persekusi Politik Trump

Share

Gubernur California Gavin Newsom mengumumkan rencana pengenaan pajak sebesar 100 persen terhadap pembayaran dari dana kedutaan milik pemerintahan Presiden AS Donald Trump pada Kamis (28/5/2026).

Kebijakan penarikan pajak penuh ini menyasar dana senilai hampir US$ 1,8 miliar yang dialokasikan bagi para korban dugaan persenjataan politik, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Aparatur kantor pers gubernur bahkan sempat menjuluki anggaran sebesar USD 1,776 miliar tersebut sebagai dana gelap melalui pernyataan resmi di media sosial.

"Salah satu hal yang menurut saya akan kita coba lakukan… adalah mengenakan pajak 100%. Siapa pun dari California yang menerima dana tersebut, kami ingin mengenakan pajak 100% dari hasil tersebut dan itu adalah tindakan yang dapat diambil oleh negara bagian California," kata Newsom dikutip dari Reuters, Kamis (28/5/2026).

Pemerintah California sampai saat ini belum merinci jadwal pasti terkait implementasi regulasi perpajakan darurat tersebut.

Di sisi lain, pihak Gedung Putih bersama Departemen Kehakiman AS masih memilih bungkam dan belum memberikan tanggapan atas konfirmasi mengenai rencana pemotongan dana kompensasi itu.

Inisiasi anggaran masif tersebut sebetulnya bersumber dari kesepakatan hukum antara Donald Trump dengan Internal Revenue Service (IRS) setelah mencuatnya kasus kebocoran laporan pajak sang presiden ke ruang publik.

Alokasi dana kini dibidik oleh sejumlah terpidana kerusuhan Gedung Capitol yang telah menerima pengampunan dari Trump untuk menutup kerugian personal serta biaya peradilan mereka.

Langkah politik Newsom ini langsung memicu penolakan hukum, termasuk gugatan dari dua personel kepolisian pengawal Gedung Capitol saat insiden kelam 6 Januari 2021 terjadi.

Keabsahan dana tersebut juga terus dipertanyakan oleh perwakilan Partai Demokrat dan faksi Republik lantaran memuat klausul yang membebaskan Trump beserta ekosistem bisnisnya dari audit IRS untuk selamanya.

"(Dana tersebut) berpotensi memberikan kompensasi kepada seseorang yang menyerang petugas polisi, mengakui kesalahannya, dihukum, diampuni, dan sekarang kita akan membayar mereka untuk itu? Itu tidak masuk akal," kata Senator Partai Republik Thom Tillis dari Carolina Utara.

Hingga kini, polemik alokasi dana kompensasi dan rencana penalti pajak komprehensif di wilayah California ini masih terus bergulir di tingkat legislatif.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author