Generasi Z Hidupkan Kembali Tren Penggunaan iPod

Share

Perangkat pemutar musik legendaris iPod kembali populer pada tahun 2026 setelah empat tahun dihentikan produksinya oleh Apple. Tren tidak terduga ini dilansir dari Bloombergtechnoz berdasarkan laporan Engadget pada Jumat (19/06/2026). Popularitas gawai ini justru digerakkan oleh kalangan muda Generasi Z yang sebagian besar belum pernah menggunakannya saat masa kejayaan awal 2000-an.

Pengguna muda marak memamerkan iPod Classic, iPod Nano, hingga iPod Shuffle di media sosial seperti TikTok sebagai perangkat utama. Fenomena tersebut memicu lonjakan permintaan terhadap produk bekas dan rekondisi di pasar barang seken. Data Back Market menunjukkan penjualan iPod rekondisi tumbuh rata-rata di atas 15% per tahun sepanjang periode 2022 sampai 2024.

Kecenderungan ini muncul akibat meningkatnya kelelahan digital atau digital fatigue di kalangan remaja. Sebagian Gen Z mulai beralih ke gawai yang lebih sederhana serta bebas gangguan notifikasi, media sosial, atau aktivitas doomscrolling yang biasa terjadi di ponsel modern.

Keterbatasan fungsi pemutar musik ini justru menjadi daya tarik utama bagi para pengguna baru. Melalui diskusi di komunitas daring, mereka mengaku perangkat tersebut membantu menciptakan pengalaman mendengarkan album musik atau podcast dengan lebih fokus. Komunitas modding di media sosial turut mendorong kebangkitan gawai lawas ini dengan mengganti komponen internal. Banyak pengguna membeli unit bekas lalu memperbarui baterai, memperbesar penyimpanan berbasis SSD, hingga memasang perangkat lunak baru.

Apple sendiri resmi menyetop lini produksi perangkat pemutar musik ini pada 2022 setelah beredar selama lebih dari dua dekade. Sepanjang sejarahnya, perusahaan mencatat penjualan total lebih dari 450 juta unit sebelum fungsinya terintegrasi penuh ke dalam iPhone, iPad, Apple Watch, dan Mac.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author