Ghana Hadapi Panama pada Laga Pembuka Grup L Piala Dunia 2026

Share

Tim nasional Ghana dijadwalkan menghadapi Panama dalam pertandingan pertama babak penyisihan Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion BMO Field, Toronto, Kanada, pada Rabu, 17 Juni 2026 malam waktu setempat.

Dilansir dari si.com, pertandingan ini menjadi pertemuan pertama bagi kedua negara, di mana Grup L sendiri diprediksi akan didominasi oleh tim kuat lainnya seperti Inggris atau Kroasia.

Asosiasi Sepak Bola Ghana (GFA) melalui situs resmi ghanafa.org menyatakan bahwa skuad berjuluk Black Stars tersebut bertolak dari Rhode Island menuju Toronto pada Senin setelah menyelesaikan rangkaian persiapan di Providence.

Sebelum pertandingan resmi digelar, anak asuh Carlos Queiroz dijadwalkan melakoni sesi latihan resmi di BMO Field pada Selasa sebagai persiapan akhir menjelang laga kontra perwakilan Amerika Tengah tersebut.

Ghana menghadapi kendala serius setelah pengadilan federal menolak banding atas izin masuk Thomas Partey ke Kanada terkait kasus hukum di Inggris, sehingga gelandang tersebut dipastikan absen berdasarkan laporan si.com.

Sebagai gantinya, Carlos Queiroz kemungkinan akan mengandalkan lini tengah kepada Caleb Yirenkyi, Kwesi Sibo, dan Elisha Owusu untuk menopang penyerang Manchester City, Antoine Semenyo.

Pertandingan ini juga menandai pencapaian bersejarah bagi Carlos Queiroz yang ditunjuk menggantikan Otto Addo pada April lalu, setelah mantan pelatih Ghana itu dipecat akibat hasil buruk di laga persahabatan.

Dilansir dari Reuters, Queiroz yang kini berusia 73 tahun menyamai rekor Bora Milutinović dengan melatih di lima putaran final Piala Dunia secara berturut-turut sejak tahun 2010.

Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, sempat memberikan kritik tajam terkait gaya kepemimpinan sang pelatih saat mereka masih bekerja sama di Inggris.

"I felt he had the personality of a dead fly when I worked with him," kata Roy Keane, Mantan Kapten Manchester United.

Kendati menuai kritik dari beberapa pihak, media olahraga Portugal A'Bola memberikan pujian atas kontribusi mendalam Queiroz dalam membangun budaya sepak bola ilmiah berbasis universitas di negara asalnya.

"In a country where greatness is so often measured by the result of the next match, Queiroz deserves to be remembered for something deeper – the construction of a culture that still endures of bringing the knowledge of universities to the pitch and, thus, contributing to Portugal being recognised as a training ground for elite footballers," tulis A'Bola, Surat Kabar Olahraga Portugal.

Menanggapi tanggung jawab besar yang diembannya bersama Timnas Ghana di turnamen akbar ini, Queiroz menyatakan kesiapan penuhnya bermodalkan rekam jejak panjang di dunia sepak bola internasional.

"I am prepared for this," kata Carlos Queiroz, Pelatih Timnas Ghana.

Queiroz kemudian menambahkan penegasan mengenai modal pengalaman yang ia bawa untuk menakhodai tim barunya tersebut.

"I bring 40 years of experience to every decision that will be made," ujar Carlos Queiroz, Pelatih Timnas Ghana.

Di kubu lawan, Panama yang dilatih oleh Thomas Christiansen datang dengan modal stabilitas tim yang solid dan gaya permainan menekan sejak lini depan, berbeda dengan situasi Ghana yang sedang mengalami transisi taktik.

Kapten Panama, Anibal Godoy, dipastikan fit untuk memimpin rekan-rekannya, sementara gelandang Adalberto Carrasquilla masih diragukan tampil akibat cedera otot meskipun sudah mulai berlatih kembali.

Berdasarkan data si.com, Ghana saat ini merosot ke peringkat 73 dalam ranking FIFA dan menelan enam kekalahan dari tujuh laga terakhir, sedangkan Panama berada hampir 40 peringkat di atas Ghana.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author