Harga BBM Pertamina 15 Juli 2026 Tidak Mengalami Perubahan Tarif
Daftar harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina pada pertengahan Juli 2026 terpantau stabil. Dilansir dari Moladin, tidak ada perubahan tarif bbm per 15 Juli 2026 untuk seluruh produk subsidi maupun nonsubsidi.
Konsumen di seluruh wilayah Indonesia masih mengacu pada daftar harga yang berlaku sejak penyesuaian terakhir pada awal bulan. Kebijakan ini merupakan hasil dari evaluasi berkala yang dilakukan oleh pihak Pertamina.
Pertamina mempertimbangkan sejumlah faktor eksternal dalam menentukan harga keekonomian BBM. Beberapa faktor penentu tersebut meliputi pergerakan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, hingga ongkos distribusi logistik.
Sebelumnya, Pertamina sempat menurunkan harga beberapa BBM nonsubsidi pada awal Juli 2026. Produk nonsubsidi yang mengalami penurunan harga tersebut adalah Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Sementara itu, harga untuk jenis Pertamax dan Pertamax Green 95 tidak mengalami perubahan sejak penyesuaian terakhirnya pada pertengahan Juni 2026. Jenis BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar juga masih bertahan di angka yang sama.
Perbedaan harga BBM antarwilayah di Indonesia tetap berlaku. Hal ini terjadi karena dipengaruhi oleh besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) daerah serta biaya distribusi ke masing-masing lokasi.
Daftar Harga BBM Pertamina per 15 Juli 2026 di Wilayah Jawa
Konsumen di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur dapat melihat rincian harga BBM yang berlaku saat ini dalam tabel di bawah.
| Jenis BBM | Harga per Liter |
|---|---|
| Pertalite (RON 90) | Rp10.000 |
| Biosolar Subsidi (CN 48) | Rp6.800 |
| Pertamax (RON 92) | Rp16.250 |
| Pertamax Pertashop | Rp16.150 |
| Pertamax Green 95 (RON 95) | Rp17.000 |
| Pertamax Turbo (RON 98) | Rp19.300 |
| Dexlite (CN 51) | Rp19.700 |
| Pertamina Dex (CN 53) | Rp21.150 |
Daftar Harga BBM Pertamina di Berbagai Wilayah Indonesia
Perbedaan tarif eceran BBM Pertamina di luar Pulau Jawa disebabkan oleh letak geografis, biaya logistik pengiriman, hingga status wilayah seperti Free Trade Zone (FTZ).
Berikut adalah rincian harga BBM Pertamina yang berlaku di beberapa wilayah luar Pulau Jawa per 15 Juli 2026:
Wilayah Sumatra Utara:
- Pertalite (RON 90): Rp10.000/liter
- Pertamax (RON 92): Rp16.650/liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.750/liter
- Dexlite (CN 51): Rp20.150/liter
- Pertamina Dex (CN 53): Rp21.650/liter
- Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter
Wilayah FTZ Sabang:
- Pertalite (RON 90): Rp10.000/liter
- Pertamax (RON 92): Rp15.250/liter
- Dexlite (CN 51): Rp18.450/liter
- Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter
Wilayah Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau:
- Pertalite (RON 90): Rp10.000/liter
- Pertamax (RON 92): Rp17.000/liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.150/liter
- Dexlite (CN 51): Rp20.550/liter
- Pertamina Dex (CN 53): Rp22.100/liter
- Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter
Wilayah FTZ Batam:
- Pertalite (RON 90): Rp10.000/liter
- Pertamax (RON 92): Rp15.500/liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp18.350/liter
- Dexlite (CN 51): Rp18.700/liter
- Pertamina Dex (CN 53): Rp20.100/liter
- Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter
Wilayah Maluku dan Maluku Utara:
- Pertalite (RON 90): Rp10.000/liter
- Pertamax (RON 92): Rp16.650/liter
- Dexlite (CN 51): Rp20.150/liter
- Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter
Wilayah Papua:
- Pertalite (RON 90): Rp10.000/liter
- Pertamax (RON 92): Rp16.650/liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.750/liter
- Dexlite (CN 51): Rp20.150/liter
- Biosolar Subsidi: Rp6.800/liter
Pergerakan nilai jual bahan bakar ini menjadi acuan penting bagi para pengguna kendaraan bermotor dalam merencanakan pengeluaran operasional harian mereka.