Harga Durian Black Thorn di Malaysia Anjlok Akibat Panen Raya Melimpah
Harga durian di Malaysia mengalami penurunan drastis dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut terjadi akibat pasokan buah yang melimpah selama musim panen raya. Seperti dikutip dari Detik Food, beberapa varietas favorit masyarakat kini ditawarkan dengan nilai jual yang jauh lebih terjangkau.
Dua jenis durian premium yang terdampak adalah Black Thorn dan Musang King. Berdasarkan laporan dari Guangming Daily pada 15 Juli, penurunan harga dipicu oleh banyaknya pohon durian yang memasuki masa panen secara serentak. Fenomena gugur buah massal di berbagai wilayah menyebabkan stok di pasaran melonjak tajam.
Kondisi pasar yang kelebihan pasokan ini memaksa para pedagang untuk menyesuaikan harga jual mereka. Langkah tersebut diambil agar stok durian yang ada di gerai dapat segera habis terjual.
Salah satu jenis yang mengalami kemerosotan harga paling signifikan adalah durian Black Thorn. Varietas premium yang populer dengan rasa manis pekat serta tekstur lembut ini menyentuh tingkat harga terendah dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena penurunan nilai jual ini tidak hanya menimpa Black Thorn, tetapi juga dirasakan oleh varietas Musang King atau Mao Shan Wang. Sejumlah jenis durian lain di pasar Malaysia terpantau mengalami situasi serupa.
Lai Jingqun, pemilik gerai 668 Durian King di Sanbaya, Kedah Selatan, menjelaskan bahwa durian Black Thorn saat ini dibanderol mulai dari kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 212 ribu per buah, tergantung pada ukurannya. Ia mencatat adanya penurunan harga komoditas ini sekitar 20 persen hingga 30 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025.
Penyusutan harga jual ini dinilai sebagai peristiwa yang cukup langka. Hal itu dikarenakan durian kelas premium biasanya memiliki nilai pasar yang relatif stabil dan cenderung tinggi. "Harga durian secara keseluruhan turun sekitar 20% hingga 30% dibandingkan tahun lalu.
Ini termasuk harga yang cukup rendah dan jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir," kata Lai Jingqun. Lonjakan volume panen dari berbagai daerah penghasil utama di Malaysia yang terjadi secara bersamaan memicu penurunan harga ini. Ketika pasokan melimpah sedangkan permintaan stagnan, koreksi harga jual menjadi tidak terhindarkan.
Tren penurunan harga buah musiman ini diperkirakan masih akan terus berlangsung dalam beberapa minggu ke depan. Nilai jual diprediksi kembali menyusut sekitar 10 persen seiring bertambahnya pasokan baru.
Situasi ini memberikan kesempatan bagi para pencinta durian untuk menikmati varietas premium dengan biaya lebih murah. Sebaliknya, para pedagang harus bersaing ketat menawarkan harga menarik demi menjaga kelancaran penjualan.