Harga Logam Industri LME Menuju Kenaikan Bulanan Tertinggi
Pasar logam industri bergerak menuju catatan kenaikan bulanan terbaik sejak Januari setelah Amerika Serikat dan Iran dilaporkan mencapai kesepakatan sementara. Kedua negara sepakat untuk memperpanjang masa gencatan senjata mereka selama 60 hari.
Kesepakatan pembicaraan lanjutan mengenai program nuklir Teheran ini diungkapkan oleh seorang sumber yang mengetahui persoalan tersebut. Kendati demikian, Presiden AS Donald Trump dikabarkan belum menyetujui ketentuan di dalam kesepakatan itu.
Perkembangan situasi ini berdampak positif pada pergerakan komoditas di London Metal Exchange (LME). Seperti dilansir dari Bloombergtechnoz, Indeks Logam LMEX yang melacak enam logam utama mengalami lonjakan sebesar 5,5% sepanjang bulan ini hingga perdagangan Kamis, yang menjadi kenaikan terbesar dalam empat bulan terakhir.
Pergerakan harga logam sempat tertahan dalam kisaran yang ketat selama beberapa pekan sebelumnya. Para investor secara ketat memantau jalannya negosiasi konflik ini karena dinilai memicu inflasi global serta menekan prospek pertumbuhan ekonomi dunia.
Di tengah sentimen makro tersebut, pasar komoditas juga dihadapkan pada kendala pasokan sulfur akibat perang. Kondisi ini berisiko mengganggu tingkat produksi tembaga dari Kongo yang menjadi salah satu produsen utama dunia.
Analis komoditas dari Macquarie Group memproyeksikan adanya potensi penurunan output jika pasokan bahan baku sulfur terus terhambat. Jadwal untuk mengurai penumpukan pengiriman logistik di Teluk Persia diperkirakan memakan waktu cukup lama jika kesepakatan AS-Iran tercapai.
Ahli strategi komoditas Alice Fox dalam catatannya pada Kamis menjelaskan bahwa situasi ini berpotensi mendorong harga tembaga ke level yang memaksa terjadinya pemotongan produksi secara nyata.
Kapasitas produksi tembaga di Kongo sebesar 94.000 ton per bulan kini berada dalam status berisiko terganggu. Kebijakan pengurangan operasional atau produksi tersebut kemungkinan besar mulai diumumkan pada Juli mendatang.
Perkembangan Harga Tembaga dan Timah di LME
Pada perdagangan Jumat, harga logam di bursa LME menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Harga tembaga tercatat berada di level US$13.702 per ton pada pukul 13.30 di Shanghai, atau mencatatkan akumulasi kenaikan sebesar 5,6% sepanjang bulan ini.
Sementara itu, komoditas timah menorehkan performa paling kuat di antara enam logam utama lainnya. Harga timah mengalami kenaikan sebesar 1,26% menjadi US$55.079 per ton, sekaligus menggenapi lonjakan sebesar 18% selama bulan ini.