Harga Pangan Loncat 29 Mei 2026 Cabai Merah Keriting Naik 18 Persen
Sejumlah harga komoditas pangan pokok mencatatkan kenaikan yang cukup signifikan setelah libur perayaan Iduladha minggu ini.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, pergerakan naik paling tajam terjadi pada sektor hortikultura seperti kelompok cabai dan bawang di pasar tradisional.
Berdasarkan rilis data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional besutan Bank Indonesia pada Jumat (29/5/2026), harga rata-rata cabai merah keriting melonjak sebesar 18,58% menjadi Rp65.100 per kilogram.
Lonjakan ini diikuti oleh komoditas cabai merah besar yang harganya merangkak naik sebesar 15,99% hingga menyentuh angka Rp66.750 per kilogram.
Sementara itu, harga pangan untuk jenis cabai rawit merah ikut terkerek naik sekitar 4% dan kini diperdagangkan pada level Rp76.450 per kilogram.
Kondisi berbeda dialami oleh komoditas cabai rawit hijau yang justru mengalami penurunan harga sebesar 2,77% atau menyusut Rp1.500 menjadi Rp52.650 per kilogram.
Di sektor perbawangan, harga bawang merah ukuran sedang terpantau naik tipis sebesar 1,76% atau bertambah Rp850 menjadi Rp49.200 per kilogram.
Sebaliknya, harga jual untuk komoditas bawang putih ukuran sedang mengalami penurunan minor sebesar 0,26% hingga berada di posisi Rp38.550 per kilogram.
Selain bumbu dapur, pergeseran harga juga terjadi pada komoditas protein di mana harga daging ayam ras segar melonjak sangat tajam sebesar 37,66% atau naik Rp14.500 menjadi Rp53.000 per kilogram.
Namun, harga telur ayam ras segar justru melandai dengan penurunan sebesar 0,98% atau berkurang Rp300 menjadi Rp30.200 per kilogram.
Penurunan harga juga terjadi pada komoditas daging sapi kualitas 1 sebesar 1,38% menjadi Rp146.250 per kilogram, serta daging sapi kualitas 2 yang turun tipis 0,29% menjadi Rp139.050 per kilogram.
Di sektor minyak goreng, varian curah naik 1,46% menjadi Rp20.900 per kilogram, diikuti kemasan bermerek 1 yang naik 2,09% menjadi Rp24.400 per kilogram, dan kemasan bermerek 2 naik 0,22% menjadi Rp23.150 per kilogram.
Untuk komoditas gula pasir lokal, harga rata-rata di pasar berada di posisi Rp19.100 per kilogram setelah mengalami penurunan tipis sebesar 0,26%.
Selanjutnya, pergerakan harga komoditas beras di pasar tradisional terpantau bervariasi tergantung pada kualitas masing-masing produk.
Beras kualitas bawah I turun 2,05% menjadi Rp14.700 per kilogram, namun untuk kualitas bawah II justru merangkak naik sebesar 0,35% menjadi Rp14.500 per kilogram.
Untuk varian medium, beras kualitas medium I mengalami penurunan sebesar 0,93% menjadi Rp16.000 per kilogram, sedangkan kualitas medium II melemah 2,19% ke posisi Rp15.650 per kilogram.
Terakhir, penurunan harga juga terjadi pada beras kualitas super I sebesar 3,15% menjadi Rp16.900 per kilogram dan beras kualitas super II menyusut 2,65% menjadi Rp16.500 per kilogram.
| Nama Komoditas | Persentase Perubahan | Harga Aktual (per Kg) |
|---|---|---|
| Cabai Merah Keriting | +18,58% | Rp65.100 |
| Cabai Merah Besar | +15,99% | Rp66.750 |
| Cabai Rawit Merah | +4,00% | Rp76.450 |
| Cabai Rawit Green | -2,77% | Rp52.650 |
| Bawang Merah Sedang | +1,76% | Rp49.200 |
| Bawang Putih Sedang | -0,26% | Rp38.550 |
| Daging Ayam Ras Segar | +37,66% | Rp53.000 |
| Telur Ayam Ras Segar | -0,98% | Rp30.200 |
| Daging Sapi Kualitas 1 | -1,38% | Rp146.250 |
| Daging Sapi Kualitas 2 | -0,29% | Rp139.050 |
| Minyak Goreng Curah | +1,46% | Rp20.900 |
| Minyak Goreng Kemasan 1 | +2,09% | Rp24.400 |
| Minyak Goreng Kemasan 2 | +0,22% | Rp23.150 |
| Gula Pasir Lokal | -0,26% | Rp19.100 |