High School Basketball Championship 2026 Perebutkan Tiket ke Singapura
Ajang High School Basketball Championship kembali digelar pada 2026 dengan menyajikan kompetisi bola basket antar-SMA untuk kategori putra dan putri. Turnamen ini menjadi sarana seleksi untuk mendapatkan tiket menuju kejuaraan bola basket Asia Pasifik yang akan berlangsung di Singapura, seperti dikutip dari Bola.
Kompetisi yang mengusung tema High School Basketball Championship Road to Asia Pacific ini dijadwalkan berlangsung di MS Sport Arena BSD, Tangerang Selatan, pada 13 hingga 17 Mei 2026. Sebanyak 10 tim yang mewakili delapan sekolah dipastikan ikut serta dalam kejuaraan ini.
Pada kelompok putra, tujuh tim yang berpartisipasi terbagi ke dalam dua grup. Grup A diisi oleh SMA Mighty Olivant Yogyakarta, SMA Pangudi Luhur Jakarta, SMA Bina Tunas Bangsa Jakarta, dan SMA PSKD Jakarta.
Grup B dihuni oleh SMA Jubilee Jakarta, SMA Cita Hati Surabaya, dan Cambridge School Surabaya. Sementara itu, untuk sektor putri akan mempertemukan persaingan antara BPK Penabur Cirebon, SMA PSKD Jakarta, dan SMA Jubilee Jakarta.
Ketua Panitia Pelaksana High School Basketball Championship, Murni Setionegoro, menjelaskan bahwa perebutan tiket menuju Asia Pasifik pada musim ini akan berlangsung sangat ketat. Kehadiran tim-tim dengan status juara bertahan diprediksi membuat atmosfer pertandingan semakin kompetitif.
SMA Jubilee Jakarta datang sebagai juara bertahan untuk kategori putra. Tim ini diperkirakan akan mendapat tantangan besar sejak fase grup, salah satunya dari Cambridge School Surabaya yang merupakan runner-up DBL Jawa Timur.
Sektor putri juga menjanjikan persaingan yang tidak kalah sengit. BPK Penabur Cirebon bakal berjuang mempertahankan gelar juara saat menghadapi SMA PSKD Jakarta yang memegang status juara DBL Jakarta Series 2025, serta SMA Jubilee Jakarta selaku juara DBL Jakarta 2026.
"Persaingan High School Basketball Championship tahun ini diprediksi akan berlangsung seru. Status juara bertahan Jubilee di sektor putra dan Penabur di kategori putri akan menjadi motivasi tersendiri bagi pemain untuk berjuang habis-habisan di pertandingan nanti. Mereka tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga gengsi sebagai juara bertahan. Ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain tentunya," ujar Murni.
"Persaingan akan panas sampai partai puncak karena memang yang bertanding di High School Basketball Championship dipilih secara selektif. Mengingat, pemenang dari kejuaraan ini akan bersaing melawan tim-tim asal Asia Pasifik di Singapura nanti," imbuhnya.
Dukungan Organisasi Olahraga Nasional
Kejuaraan bola basket Asia Pasifik itu sendiri direncanakan bergulir di Singapura pada 22 sampai 28 Juni 2026. Kompetisi internasional tersebut bakal diikuti oleh 24 tim U-18 dari wilayah Asia Pasifik, yang terdiri atas 12 tim putra dan 12 tim putri.
Perbasi bersama pihak panitia pelaksana telah menyelenggarakan konferensi pers di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Jakarta Pusat, pada Senin (11/5/2026). Agenda ini dihadiri oleh Wasekjen DPP PERBASI Ratana Arya Krishnan, Sekjen BAPOPSI dr. Bayu Rahadian, serta dua perwakilan pemain dari SMA Jubilee Jakarta, Chimaobi Nzekwue dan Kalila Ayesha Yasmin.
Bayu Rahadian menyatakan bahwa BAPOPSI memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan turnamen ini. Menurutnya, ajang ini menjadi ruang yang sangat penting bagi para atlet muda Indonesia dalam mengumpulkan pengalaman di kancah internasional.
"BAPOPSI mendukung penuh penyelenggaraan HSBC karena ini kegiatan yang menjadi wadah pebasket muda membela Indonesia di ajang internasional," kata Bayu.
Ratana Arya Krishnan juga menilai kompetisi ini memberikan dampak positif bagi perkembangan karier bola basket di tingkat pelajar. Turnamen tersebut dinilai membuka peluang besar bagi para pemain sekolah untuk menambah jam terbang bertanding.
"Ini event yang bagus karena kegiatan memberikan kesempatan kepada seluruh pebasket di sekolah untuk bermain dan menambah jam terbang," ucap Ratana.
Chimaobi Nzekwue menyatakan antusiasmenya dalam menyambut persaingan di ajang High School Basketball Championship 2026. Pemain dari SMA Jubilee Jakarta tersebut menegaskan timnya sudah bersiap secara maksimal untuk mempertahankan trofi dan mengamankan tempat di Singapura.
"Senang bisa membela tim Jubilee untuk bersaing perebutkan tiket ke kejuaraan di Asia Pasifik. Kami telah melakukan persiapan matang untuk hadapi turnamen ini," ungkap Chima.
Kalila Ayesha Yasmin juga membawa target tinggi dalam turnamen musim ini. Setelah pada edisi sebelumnya hanya mencapai babak semifinal, kini ia menargetkan untuk membawa timnya melaju lebih jauh hingga meraih gelar juara.
"Kami termotivasi setelah kemarin jadi semifinalis, kini kami bertekad untuk memperbaiki peringkat, jadi juara. Persaingan pasti sengit karena memperebutkan tiket berlaga di Asia Pasifik. Kami sudah persiapkan diri dengan baik dan fokus di pertandingan nanti," terang Kalila.