Ibu di India Tewas Usai Nekat Bersalin Mandiri Berbekal YouTube

Share

Seorang ibu bernama Sasikala (32) meninggal dunia pada Minggu, 28 Juni 2026 pukul 10.00 pagi, usai persalinan mandiri di rumahnya kawasan Tiruppur, Tamil Nadu, India. Korban nekat melahirkan tanpa bantuan medis akibat trauma operasi caesar masa lalu.

Dilansir dari HaiBunda, korban mempersiapkan proses kelahirannya secara eksklusif dengan menonton video panduan dari YouTube. Ia mulai merasakan kontraksi pada 23 Juni malam dan berhasil mengeluarkan bayi perempuan pada 24 Juni pukul 05.42 pagi.

Kebahagiaan tersebut berubah menjadi tragedi ketika Sasikala mengalami pendarahan hebat beberapa menit setelah bayi lahir. Volume darah yang keluar menyebabkan korban langsung kehilangan kesadaran dan jatuh dalam kondisi koma.

Pihak keluarga segera melarikan korban ke Rumah Sakit Pendidikan Kedokteran Pemerintah Perundurai. Sasikala kemudian dirujuk ke ruang perawatan intensif (ICU) Rumah Sakit Swasta Royal Care di Coimbatore, tetapi nyawanya tetap tidak tertolong.

Keputusan fatal ini didasari oleh ketakutan korban terhadap fasilitas kesehatan akibat trauma operasi kelahiran anak pertama pada 2020. Suami korban, Kuzhanthaisamy, menjelaskan alasan di balik penolakan medis istrinya.

"Ia mengalami berbagai komplikasi setelah persalinan sebelumnya, termasuk sakit punggung yang parah. Karena pengalaman itu, selama kehamilan kali ini ia tidak pernah menjalani satu pun pemeriksaan kehamilan di rumah sakit," ujar Kuzhanthaisamy.

Keluarga sebenarnya telah berupaya membujuk Sasikala untuk memeriksakan kandungan ke rumah sakit. Namun, penolakan yang bersikeras membuat proses kelahiran berlangsung murni secara mandiri tanpa pendampingan tenaga kesehatan.

Kasus ini mulai diselidiki oleh Kantor Polisi Uthukuli berdasarkan laporan dari Petugas Medis Regional Kunnathur, Nithiya. Laporan awal menyoroti kondisi kritis korban usai bersalin tanpa pengawasan medis memadai.

Kepolisian setempat bersama dokter spesialis kebidanan dan kandungan kini telah mengubah status laporan menjadi penyelidikan kematian. Proses pemeriksaan intensif terhadap seluruh pihak yang terlibat masih terus berjalan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author