IFG Kirim 43 Peserta Ikuti Program Pemantapan Nilai Kebangsaan Lemhannas 2026
Indonesia Financial Group (IFG) bersama anggota holding memperkuat komitmennya dalam membangun kepemimpinan nasional yang profesional dan berintegritas. Karakter kepemimpinan ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus mendukung pembangunan nasional.
Dikutip dari Bloombergtechnoz, Holding BUMN Asuransi, Penjaminan, dan Investasi ini mengirimkan sebanyak 43 peserta untuk mengikuti Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 118 Kolaboratif Tahun 2026. Agenda tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI).
Partisipasi ini bertujuan menyiapkan pemimpin masa depan yang mampu memperkuat daya saing korporasi sekaligus mendukung ketahanan ekonomi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Langkah strategis ini diharapkan dapat melahirkan talenta yang memiliki keseimbangan antara kompetensi bisnis dan karakter kebangsaan.
Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB Ace Hasan Syadzily, M.Si., menyampaikan apresiasi atas komitmen IFG dan anggota holding yang secara konsisten berpartisipasi dalam program ini. Kolaborasi tersebut dinilai strategis dalam mengintegrasikan kepentingan korporasi dengan kepentingan nasional.
"Kami mengapresiasi komitmen IFG dan anggota holding yang secara konsisten mengikuti Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan. Melalui program ini, kami berharap para peserta dapat memperkuat karakter kebangsaan, integritas, dan kapasitas kepemimpinan di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global. Kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan dan mampu berkolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memperkuat ketahanan nasional, termasuk ketahanan ekonomi, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045," ujar Ace.
Peningkatan Jumlah Peserta
Direktur SDM IFG, Rizal Ariansyah, menyatakan bahwa peningkatan jumlah utusan setiap tahun mencerminkan keseriusan holding dalam membangun pipeline kepemimpinan yang berwawasan kebangsaan kuat.
"Peningkatan jumlah peserta yang mengikuti Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan bukan sekadar angka. Di baliknya terdapat komitmen yang konsisten dari IFG untuk menyiapkan pemimpin yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat, integritas tinggi, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Kami percaya bahwa pemimpin masa depan harus mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan korporasi dan kepentingan nasional," ujar Rizal.
Rizal menjelaskan bahwa kerja sama IFG dengan Lemhannas RI telah berlangsung sejak tahun 2023. Pada tahun pertama, IFG mengirimkan 14 peserta dari jajaran senior management, kemudian berlanjut 10 peserta pada tahun 2024, hingga meningkat menjadi 43 peserta pada tahun 2026.
Relevansi dengan Tantangan Global
Program PPNK Angkatan 118 Tahun 2026 mengusung tema "Memperkokoh Nilai-Nilai Kebangsaan dengan Meningkatkan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045." Tema ini relevan dengan berbagai tantangan masa kini, seperti dinamika geopolitik global, transformasi teknologi, dan perubahan lanskap ekonomi.
Kegiatan ini juga berjalan selaras dengan arah pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Fokusnya meliputi pembangunan sumber daya manusia unggul, penguatan ideologi Pancasila, peningkatan kualitas kepemimpinan nasional, serta penguatan persatuan bangsa.
Sebagai holding BUMN, IFG memegang mandat strategis untuk mendukung ketahanan ekonomi nasional melalui pengelolaan risiko, penyediaan perlindungan, penguatan penjaminan, dan optimalisasi investasi berkelanjutan. Keberhasilan jangka panjang organisasi ini diyakini tidak hanya bertumpu pada pencapaian keuangan, melainkan juga ditentukan oleh kualitas karakter para pemimpinnya.