Ilmuwan Rekam Hiu Tidur Pasifik di Laut Cina Selatan

Share

Para ilmuwan merekam hiu tidur Pasifik di Laut Cina Selatan untuk pertama kalinya, memberikan wawasan baru tentang perilaku dan penyebaran spesies ini, dilansir dari Detik iNET.

Penelitian yang diterbitkan di jurnal Ocean-Land-Atmosphere Research ini menggunakan bangkai sapi yang diturunkan ke kedalaman 1.629 meter di perairan tenggara Pulau Hainan untuk menarik hiu tidur Pasifik ke kamera pengamat.

Hiu tidur Pasifik biasanya hidup di perairan dingin Samudra Pasifik Utara, seperti Laut Bering dan Teluk Alaska. Penampakan di Laut Cina Selatan memperluas wilayah habitat mereka ke selatan.

Tim peneliti dari Universitas Sun Yat-sen dan Southern Marine Science and Engineering Guangdong Laboratory mencatat beberapa hiu tidur Pasifik berukuran lebih dari 2,7 meter yang agresif mencabik bangkai, sementara hiu lebih kecil mengelilingi dengan hati-hati.

Han Tian dari Universitas Sun Yat-sen menjelaskan, "Perilaku ini menunjukkan bahwa prioritas makan ditentukan tingkat persaingan individu, bahkan di lingkungan laut dalam, yang mencerminkan strategi bertahan hidup yang sesuai untuk pola mencari makan berkelompok pada hiu tidur Pasifik."

Tian juga menambahkan bahwa agresivitas hiu menunjukkan Laut Cina Selatan masih memiliki sumber makanan laut dalam yang melimpah, meski jenis sumber tersebut belum diketahui secara pasti.

Penelitian ini juga mengungkap gerakan mata unik hiu tidur Pasifik saat makan yang berfungsi sebagai refleks pertahanan diri, karena hiu ini tidak memiliki selaput pelindung mata seperti predator lain.

Selain itu, semua hiu yang terekam adalah betina, yang sesuai dengan temuan dominasi betina pada spesies laut dalam lain seperti hiu mulut besar di Laut Cina Selatan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author