Polisi Ringkus Komplotan Intel Narkoba Gadungan di Semarang

Share

Aksi perampasan sepeda motor dan ponsel menimpa seorang warga berinisial MEM di sebuah rumah kos kawasan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah, setelah korban ditipu oleh dua pria yang mengaku sebagai anggota intel narkoba pada Minggu (14/6) dini hari.

Peristiwa kejahatan ini dikonfirmasi oleh pihak kepolisian yang memastikan bahwa para pelaku murni masyarakat sipil dan bukan merupakan anggota aparat penegak hukum. Dilansir dari Detikcom, sepeda motor Honda Beat tahun 2024 serta sebuah ponsel merek Vivo milik korban dibawa kabur oleh pelaku.

Kasi Humas Polrestabes Semarang Kompol Riki Fahmi Mubarok menjelaskan bahwa insiden bermula saat kedua pelaku mendatangi lokasi kejadian pada pukul 02.30 WIB dan langsung dipertanyakan identitasnya oleh korban.

"Pelaku bersama temannya mendatangi salah satu kos-kosan di wilayah Pedurungan. Kemudian korban menanyakan asal-usul kedua pelaku ini," kata Kompol Riki Fahmi Mubarok, Kasi Humas Polrestabes Semarang.

Memanfaatkan kondisi pintu kamar kos yang tidak tertutup, pelaku kemudian melancarkan aksi penipuan dengan kedok sedang melakukan penyelidikan kasus hukum.

"Karena pintu kos korban masih terbuka, pelaku mengaku sebagai petugas yang sedang mengembangkan kasus narkoba," lanjut Kompol Riki Fahmi Mubarok, Kasi Humas Polrestabes Semarang.

Setelah itu, para pelaku memaksa meminjam kendaraan korban dan membawanya pergi ke arah Kabupaten Demak. Korban yang mulai mencurigai gerak-gerik pelaku di tengah jalan akhirnya memilih menyelamatkan diri dengan melompat dari kendaraan.

"Korban memberanikan diri untuk melompat, akhirnya motornya diambil oleh orang tak dikenal ini. Jadi yang hilang satu unit Honda Beat warna biru dongker tahun 2024 dan satu handphone merek Vivo," ucap Kompol Riki Fahmi Mubarok, Kasi Humas Polrestabes Semarang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author