PT Esa Medika Mandiri Tbk Gelar IPO di Bursa Efek Indonesia

Share

PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) resmi melaksanakan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia pada 22 Juni sampai 24 Juni 2026 melalui platform e-ipo.co.id. Langkah ini diambil oleh perusahaan distribusi dan manufaktur alat kesehatan tersebut untuk mendanai ekspansi bisnis nasional.

Perseroan menawarkan saham baru kepada masyarakat dalam rentang harga Rp446 hingga Rp515 per saham. Melalui aksi korporasi ini, perusahaan yang bermarkas di Gading Serpong tersebut menargetkan perolehan dana segar maksimal sebesar Rp270,27 miliar.

Manajemen mempercayakan posisi penjamin pelaksana emisi efek kepada BRI Danareksa Sekuritas dan INA Sekuritas Indonesia. Penawaran umum perdana ini mencakup komitmen pelepasan saham baru sebanyak 522.857.000 unit saham atau setara dengan 5.228.570 lot.

Seluruh perolehan dana dari IPO ini dialokasikan untuk memperkuat operasional internal dan ekspansi fisik. Perusahaan berencana meningkatkan kapasitas manufaktur di pabrik Solo dan Cikupa serta menambah lini produk baru di segmen bahan habis pakai dan peralatan medis berteknologi tinggi.

Jaringan distribusi nasional juga akan diperluas ke wilayah Indonesia Timur menggunakan dana tersebut. Selain itu, sebagian modal dialokasikan sebagai modal kerja operasional harian guna memastikan ketersediaan stok produk di seluruh gudang distribusi.

Detail Penawaran Umum Perdana Saham PT Esa Medika Mandiri Tbk
Keterangan Detail
Nama Perusahaan PT Esa Medika Mandiri Tbk
Kode Saham EMMI
Sektor Healthcare — Alat Kesehatan
Jumlah Saham Ditawarkan 5.228.570 lot (522.857.000 saham)
Harga Penawaran (Book Building) Rp446 – Rp515 per saham
Total Dana IPO Maksimal Rp270,27 miliar
Penjamin Pelaksana Emisi Efek BRI Danareksa Sekuritas dan INA Sekuritas Indonesia
Masa Penawaran Awal 22 Juni – 24 Juni 2026
Tanggal Efektif OJK Aan diumumkan
Masa Penawaran Umum 22 Juni – 24 Juni 2026
Tanggal Pencatatan di BEI Akan diumumkan 2026

Hingga tahun 2026, emiten baru berkode saham EMMI ini tercatat telah menyuplai kebutuhan peralatan medis ke lebih dari 200 rumah sakit di Indonesia. Portofolio bisnis perseroan berfokus pada penyediaan perangkat medis kritikal untuk ruang operasi, ICU, dan IGD.

Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2000 ini bertindak sebagai distributor resmi merek internasional seperti BOWA, Medicon, Simeon, dan Medec. Selain mengandalkan jalur impor, EMMI mengoperasikan dua fasilitas pabrik bersertifikasi CPAKB di Solo dan Cikupa untuk memproduksi alat kesehatan lokal.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Alat Kesehatan EMMI IPO saham
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author