Iran Serang Pangkalan Militer AS di Arab Saudi Guna Balas Dendam

Share

Militer Iran meluncurkan serangan rudal balistik ke pangkalan militer Amerika Serikat di Arab Saudi pada Sabtu (18/7), yang menandai ketegangan terbaru antara kedua negara di wilayah Timur Tengah. Aksi ini menjadi serangan langsung pertama dari Teheran menuju Riyadh dalam kurun waktu hampir empat bulan terakhir, seperti dilansir dari Detikcom melalui laporan media AS, Axios. Pihak Amerika Serikat melalui Komando Pusat (CENTCOM) mengonfirmasi adanya eskalasi militer setelah mereka menggempur target Iran selama tujuh malam berturut-turut untuk melemahkan kekuatan lawan.

"Komando Pusat AS (CENTCOM) menghantam lokasi pengintaian, infrastruktur logistik militer, fasilitas penyimpanan senjata bawah tanah, dan kemampuan maritim," demikian pernyataan CENTCOM yang disampaikan via media sosial X.

Selain serangan di Arab Saudi, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah mengancurkan infrastruktur teknologi dan pertahanan udara milik Amerika Serikat di wilayah Bahrain pada Jumat (17/7). Pihak IRGC menegaskan aksi tersebut merupakan balasan atas hancurnya sejumlah jembatan di Iran yang menimbulkan korban jiwa dari masyarakat sipil akibat gempuran militer Amerika Serikat sebelumnya.

Konflik ini juga memicu reaksi dari kelompok milisi Irak yang ikut terlibat aktif dalam perang melawan aset militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Kelompok Perlawanan Islam di Irak mengumumkan pemberian hadiah sebesar US$ 10 juta atau sekitar Rp 179,4 miliar bagi siapa saja yang berhasil membunuh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump justru terpantau menghadiri acara Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) di New York pada Jumat (17/7) waktu setempat untuk memberikan pidato. Trump sempat melontarkan kritik terhadap taktik bertahan pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, setelah timnya menelan kekalahan dari Argentina dalam laga semifinal Piala Dunia pada Rabu (15/7).

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author