Aktor Isaac Rouse Terpilih Menjadi James Bond Muda Terbaru

Share

Aktor berusia 24 tahun, Isaac Rouse, resmi terpilih untuk memerankan karakter James Bond remaja dalam adaptasi drama audio terbaru berjudul Young Bond: SilverFin yang akan dirilis mulai Oktober 2026.

Proyek audio drama produksi Big Finish Productions ini mengadaptasi novel pertama karya Charlie Higson yang mengeksplorasi masa remaja Agen 007 selama menempuh pendidikan di Eton College, jauh sebelum dirinya bergabung dengan MI6.

Dilansir dari Collider, Rouse berhasil menyisihkan lebih dari 500 aktor yang mendaftar, di mana ia terpilih setelah masuk dalam jajaran 12 finalis yang mengikuti audisi langsung.

"Nobody does it better." kata Barnaby Edwards, selaku penulis sekaligus sutradara proyek tersebut saat memberikan pujian terhadap keputusan akhir pemilihan pemeran.

Rouse, yang sebelumnya dikenal lewat perannya di serial The Crown Season 6 dan pementasan teater Charlie and the Chocolate Factory, akan beradu peran dengan Charlotte McBurney yang mengisi suara karakter Wilder Lawless.

Adaptasi Young Bond: SilverFin ini direncanakan tayang sepanjang 16 episode dengan durasi masing-masing setengah jam, yang nantinya akan dibagi ke dalam dua paket kompilasi drama.

Di sisi lain, waralaba James Bond juga sedang dikembangkan ke dalam format media lain, termasuk gim video original berjudul 007 First Light produksi IO Interactive yang berfokus pada masa awal pelatihan Bond di MI6.

"Follow James Bond as a young, resourceful, and sometimes reckless recruit in MI6’s training program, and discover an origin story of the world’s most famous spy," tulis sinopsis resmi gim video yang dibintangi aktor Patrick Gibson tersebut.

Meskipun gim ini mengusung konsep cerita asal-usul, pengembang melakukan penyesuaian karakter agar lebih relevan dengan nilai-nilai masa kini, termasuk membatasi aksi eliminasi musuh hanya saat perintah khusus muncul di layar.

"Yeah, you will." jawab Martin Emborg, selaku sutradara narasi dan sinematik gim tersebut, saat diwawancarai MonsterVine mengenai apakah Bond akan tetap digambarkan sebagai pria yang pandai berbicara dan sesekali mendekati wanita.

Emborg menekankan bahwa karakter legendaris ini harus terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman agar tidak terkesan usang.

"But obviously, as they were saying on stage before, the character Bond has evolved. So, he’s evolved through the decades, and obviously, we reflect modern values. So it’s not going to be your old school Bond, which would just be tone deaf in this day, right? He’s a modern guy." tambah Martin Emborg.

Sementara itu, gim 007 First Light dilaporkan sukses mencatat penjualan hingga hampir 3 million kopi dalam dua minggu pertama sejak peluncurannya.

"We have a story to tell that people are probably very curious to find out," kata Jonathan Lacaille, selaku direktur waralaba IO Interactive kepada GamesRadar+ saat menghadiri Summer Game Fest.

Lacaille menjelaskan bahwa fokus cerita pada periode kehidupan Bond yang jarang diangkat menjadi bagian paling menarik dari proyek gim ini.

"What are the events and the people that shaped the character [James Bond] is today? Was he always the womanizer that he is, or the strong man that he is?" tutur Jonathan Lacaille.

Pihak pengembang juga berencana memperluas gim tersebut menjadi sebuah seri lanjutan serta menyiapkan konten tambahan berupa tantangan taktis baru dan misi cerita tambahan.

"there’s a lot of youth in him, so maybe some recklessness at times. And he has a lot of charm, but he doesn’t know how to use it yet. He’s maybe not as efficient as a [later] Bond would be." jelas Jonathan Lacaille mengenai karakteristik Bond muda dalam gimnya.

Lacaille menambahkan bahwa visualisasi Bond versi Gibson ini memang dirancang untuk menjangkau kelompok demografi yang lebih muda.

"a younger audience, maybe, [more] than the Bond franchise is used to." ungkap Jonathan Lacaille.

Secara bersamaan, Amazon MGM Studios juga dilaporkan tengah memulai tahap awal pengembangan film layar lebar James Bond terbaru yang akan disutradarai oleh Denis Villeneuve dan ditulis oleh Steven Knight, sepenuhnya terpisah dari era Daniel Craig.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author