Ismaila Sarr Bersiap Pimpin Crystal Palace di Final Conference League

Share

Penyerang Crystal Palace Ismaila Sarr siap menjadi kunci utama timnya dalam laga final Conference League melawan Vallecano pada Rabu malam demi memperebutkan trofi kompetisi Eropa pertama mereka.

Klub berjuluk The Eagles tersebut kini memasuki era keemasan di bawah asuhan manajer Oliver Glasner setelah berhasil memenangkan Piala FA pada tahun 2025 dan trofi Community Shield tidak lama setelahnya.

Sarr tampil impresif sepanjang musim ini dengan mencatatkan 44 penampilan di semua kompetisi, sebuah peningkatan kebugaran yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya saat ia masih membela Marseille dan Watford.

Pemain tim nasional Senegal ini tercatat telah mengoleksi total 21 gol di semua kompetisi musim ini, yang sekaligus menjadi rekor gol tertinggi sepanjang karier profesionalnya.

Ketajaman sang penyerang di lini depan dibantu oleh kerja sama solid dengan Yeremy Pino, Jorgen Strand Larsen, atau Jean-Philippe Mateta, serta dukungan dari bek sayap Daniel Munoz.

Meski hanya mencetak sembilan gol di Liga Primer Inggris, Sarr tampil sangat produktif di kancah Eropa dengan membukukan sembilan gol tambahan di kompetisi Conference League.

Pemain berusia 28 tahun tersebut mencetak gol krusial saat mengalahkan AEK Larnaca babak perpanjangan waktu, serta selalu mencetak gol dalam dua leg pertandingan melawan Fiorentina dan Shakhtar.

Atas kontribusi besarnya, Sarr dianugerahi penghargaan Crystal Palace Player of the Season dan Players' Player of the Season oleh para pendukung serta rekan-rekan setimnya.

Sarr saat ini memimpin daftar pencetak gol terbanyak Conference League dan unggul jauh dari penyerang Vallecano, Alemao, yang baru mengoleksi empat gol.

Laga final ini juga menjadi kesempatan besar bagi Sarr untuk memperpanjang rekor selalu mencetak gol dalam lima pertandingan Conference League terakhir secara berturut-turut.

Dilansir dari situs resmi UEFA, Sarr memberikan tanggapan mengenai performa ketajamannya di lini depan bersama Crystal Palace musim ini.

"That (scoring goals) is what's expected from me here by my manager and my teammates," ujar Ismaila Sarr, Penyerang Crystal Palace.

Ia juga menegaskan bahwa pencapaian individunya saat ini tidak lepas dari performa kolektif seluruh anggota tim di lapangan.

"We work as a team. Without the team, I wouldn't have scored many goals or scored at all. At an individual level, we're good, but as a team, we're great," kata Ismaila Sarr, Penyerang Crystal Palace.

Pemain bernomor punggung mentereng ini berharap momentum positif tersebut dapat terus berlanjut hingga pertandingan puncak nanti.

"I'm very happy to be scoring goals, as well as being the top goalscorer of the competition. I hope the streak continues in the final. I'd like to be decisive and I'd like to score another two or three goals," cetus Ismaila Sarr, Penyerang Crystal Palace.

Demi menjaga kebugaran sang bintang, Glasner sengaja menarik keluar Sarr pada babak pertama dalam pertandingan terakhir Crystal Palace di Liga Primer Inggris.

Langkah tersebut diambil agar Sarr berada dalam kondisi fisik maksimal untuk menghadapi Vallecano yang memiliki catatan tidak terkalahkan dalam sembilan laga terakhirnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author