Jannik Sinner Tersingkir dari Roland Garros Akibat Cuaca Panas Ekstrem

Share

Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner menelan kekalahan mengejutkan dari atlet Argentina peringkat 56 dunia Juan Manuel Cerundolo dalam turnamen Grand Slam Roland Garros di Paris karena faktor kelelahan fisik dan cuaca panas ekstrem.

Hasil minor tersebut menjadi salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam karier Jannik Sinner setelah sempat mendominasi permainan dengan keunggulan dua set awal serta memimpin 5-1 pada set ketiga.

Kondisi fisik Jannik Sinner dilaporkan menurun drastis setelah kehilangan dua servis yang membuat set ketiga lepas dengan skor 7-5, sebelum akhirnya stamina dan fokusnya hilang di tengah suhu udara Paris yang sangat menyengat.

Sebelum kekalahan ini, Jannik Sinner memiliki catatan impresif dengan selalu meraih kemenangan sejak turnamen Indian Wells, disusul kejuaraan di Miami, Monte Carlo, Madrid, hingga Roma.

Faktor cuaca panas ekstrem dinilai kerap menjadi kendala fisik bagi Jannik Sinner, seperti yang pernah terjadi pada turnamen Shanghai 2025 saat melawan Griekspoor dan di Cincinnati 2025 kala menghadapi Carlos Alcaraz.

Penyelenggara turnamen Roland Garros mendapat sorotan karena menjadwalkan pertandingan Jannik Sinner pada pukul 12.00 waktu setempat, yang merupakan waktu dengan suhu tertinggi di tengah rekor gelombang panas di Paris.

Kekalahan Jannik Sinner ini mengubah peta persaingan Roland Garros 2026 dan membuka peluang besar bagi petenis lain seperti Novak Djokovic serta Alexander Zverev untuk memperebutkan gelar juara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author