Timnas Jepang Bersiap Hadapi Tunisia pada Grup F Piala Dunia 2026

Share

Tim nasional Jepang dijadwalkan menghadapi Tunisia dalam pertandingan kedua Grup F Piala Dunia 2026 di Estadio Monterrey, Guadalupe, pada Minggu, 21 Juni 2026 pukul 11.00 WIB. Laga bersejarah ini menjadi sorotan utama karena tercatat sebagai pertandingan ke-1.000 sepanjang sejarah pelaksanaan Piala Dunia.

Jepang menatap laga ini dengan modal positif berupa catatan tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir sejak akhir 2025. Skuad asuhan Hajime Moriyasu sebelumnya berhasil menahan imbang Belanda dengan skor 2-2 pada pertandingan pertama grup.

Namun, Jepang dipastikan tampil tanpa gelandang Real Sociedad, Takefusa Kubo, yang mengalami cedera lutut pada laga pembuka. Di sisi lain, Tunisia baru saja mengganti pelatih Sabri Lamouchi dengan Herve Renard setelah kekalahan telak 1-5 dari Swedia.

Kondisi kedua tim mendapat perhatian dari pelatih sekaligus pemain PS Pemkot, Eriyanto, dalam podcast Bangka Pos Selebrasi Lokal pada Jumat, 19 Juni 2026. Ia menilai kedalaman skuad dan stabilitas sistem permainan menjadi keunggulan utama yang dimiliki oleh perwakilan Asia tersebut.

"Prediksi saya, Jepang bisa menang 2-0. Ini karena kedalaman skuad Jepang masih lebih kuat dibanding Tunisia, ditambah faktor pengalaman dan stabilitas tim. Banyak orang mungkin tidak memahami bahwa kekuatan sepak bola Jepang saat ini bukan hanya terletak pada kualitas pemainnya, tetapi juga pada sistem dan pembinaan yang mereka miliki," ujar Eriyanto.

Eriyanto menambahkan bahwa sebagian besar pemain Jepang yang merumput di luar negeri memegang peran krusial di tim mereka masing-masing saat ini. Beberapa di antaranya meliputi Ayase Ueda di Feyenoord serta Takefusa Kubo di Real Sociedad.

"Hampir semua pemain yang bermain di luar Jepang, memiliki peran penting di klub masing-masing. Ada Ayase Ueda yang bermain di Feyenoord, dan Takefusa Kubo di Real Socieadad. Pemain-pemain yang sangat punya peranan, dalam sepak bola Jepang saat ini," beber Eriyanto.

Peluang kemenangan Jepang dinilai terbuka lebar mengingat lini pertahanan Tunisia sedang rapuh setelah kebobolan 11 kali dalam tiga laga terakhir. Terlebih, masa transisi strategi di bawah pelatih baru Herve Renard diprediksi belum sepenuhnya matang menjelang laga besok.

"Saya rasa ini kesempatan bagi Jepang, untuk memanfaatkan kondisi Tunisia yang sedang rapuh. Kalau kita lihat dari rekor pertemuan kedua tim, Jepang menang dua kali, Tunisia menang dua kali, dan satu kali berakhir imbang. Jadi, artinya rekor kedua tim cukup seimbang.

Apakah pergantian pelatih akan memengaruhi hasil pertandingan nanti? Saya rasa sangat berpengaruh," ungkap Eriyanto.

Herve Renard diperkirakan bakal merombak formasi Tunisia dari tiga bek menjadi empat bek dengan mengandalkan poros Omar Rekik dan Montassar Talbi. Sementara Jepang diprediksi memasang Ritsu Doan untuk melengkapi lini depan bersama Daizen Maeda dan Ayase Ueda.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author