Jepang Siapkan Investasi Teknologi Dua Koma Tiga Triliun Dolar AS
Pemerintah Jepang dilaporkan sedang menyiapkan strategi investasi jangka panjang gabungan publik-swasta senilai 370 triliun yen atau sekitar 2,3 triliun dolar AS pada Senin, 22 Juni 2026. Langkah besar ini dirancang untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan memperkuat keamanan nasional hingga tahun 2040. Dilansir dari Nikkei melalui Firstpost, program kebijakan industri ambisius ini menyasar 17 sektor strategis.
Sektor-sektor utama yang menjadi fokus mencakup pengembangan kecerdasan buatan (AI), semikonduktor tingkat lanjut, serta teknologi luar angkasa. Perdana Menteri Sanae Takaichi menargetkan pendanaan publik ini mampu menjadi stimulus bagi masuknya modal swasta jangka panjang. Pemerintah berharap dukungan kebijakan tersebut dapat menekan risiko biaya tinggi dan lini masa pengembangan yang panjang bagi para pelaku bisnis.
Inisiatif tersebut muncul di tengah upaya Tokyo mencari mesin pertumbuhan baru untuk mengatasi stagnasi ekonomi, penuaan populasi, dan penurunan daya saing global. Penguasaan teknologi dinilai krusial demi mengurangi ketergantungan pada rantai pasok luar negeri.
Guna menjamin stabilitas pendanaan, pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan pembentukan kerangka anggaran tahun jamak yang terikat dengan tujuan keamanan ekonomi. Skema ini memungkinkan proyek jangka panjang berjalan tanpa hambatan siklus anggaran tahunan. Otoritas terkait juga menjajaki penerbitan obligasi talangan untuk membiayai sebagian pengeluaran tersebut. Mekanisme ini dipilih agar pemerintah tetap dapat menjaga disiplin fiskal di tengah beban utang publik Jepang yang tinggi.