Alexander Jeremejeff resmi pindah ke Persija Jakarta

Share

Persija Jakarta mengumumkan Alexander Jeremejeff sebagai rekrutan baru untuk dua musim, setelah periode singkatnya bersama PAOK dan keputusan membiarkan dirinya pergi. Penyerang berusia 32 tahun itu langsung masuk ke pemusatan latihan Persija di Thailand.

Jeremejeff sebelumnya mencatat sembilan gol untuk PAOK pada musim yang baru selesai, termasuk tujuh gol di kompetisi liga, sebelum akhirnya tidak bertahan lebih dari satu paruh musim.

Kontrak Jeremejeff ditetapkan berlangsung hingga 2027/2028 dan ia menyampaikan kegembiraan atas ketertarikan Persija, yang disebutnya sebagai klub terbesar di Indonesia.

Persija juga menempatkan Jeremejeff dalam program latihan setelah pengumuman, dan Shin Tae-yong menilai kehadiran pemain tersebut bisa mengatasi persoalan di posisi striker yang sempat mengkhawatirkan Jakmania.

"Dia pemain yang cukup bagus. Saya pikir dengan Alex di sini, masalah di posisi penyerang yang membuat suporter Jakmania khawatir bisa terselesaikan" ujar Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong mengaitkan perbaikan di lini depan dengan kedatangan Jeremejeff untuk merespons keresahan publik penggemar, sementara pemain langsung bergabung untuk menjalani persiapan.

"Saya baik-baik saja dan sangat antusias. Saat mendengar tentang ketertarikan, saya ingin datang langsung. Saya sangat senang akhirnya berada di sini" ujar Alexander Jeremejeff.

Jeremejeff, yang memiliki tinggi 192 cm, membawa rekam jejak sebagai juara pencetak gol terbanyak Allsvenskan dengan 22 gol serta peraih gelar liga bersama klub-klub berbeda, termasuk juara Liga Yunani 2024 bersama PAOK.

Sepanjang kariernya, Jeremejeff pernah membela Dynamo Dresden, FC Twente, PAOK, serta Malmö FF. Ia didatangkan setelah mendapat sorotan terhadap performa lini serang selama Piala Presiden 2026 dan akan bersaing dengan Gustavo Almeida, Eksel Runtukahu, dan Mauro Zijlstra.

Di awal bergabung dengan PAOK, Jeremejeff sempat menjadi bagian dari rencana tim saat klub juga tengah menghadapi persaingan Eropa, termasuk laga kualifikasi yang berakhir dengan kekalahan tipis.

Jeremejeff sebelumnya menyatakan sulit membayangkan kembali bermain di Allsvenskan, mengatakan ia menikmati karier di luar negeri. Ia juga menjelaskan perubahan pelatih yang membuat situasi di PAOK tidak lagi sama seperti periode sebelumnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author