Jose Mourinho Terapkan Perombakan Total di Real Madrid
Manajer Real Madrid Jose Mourinho mulai melakukan perombakan besar-besaran di internal klub guna membangun budaya kerja baru menjelang bergulirnya kompetisi. Langkah strategis ini mencakup perekrutan staf ahli hingga penataan ulang departemen medis demi menjaga kedalaman skuad yang kompetitif.
Jurnalis Mario Cortegana melaporkan bahwa pelatih asal Portugal tersebut menunjukkan komitmen tinggi hingga kerap menginap di fasilitas latihan klub. Mourinho mengkaji ulang berbagai departemen dan telah menunjuk tujuh spesialis baru, termasuk merekrut Alexander Cruz dari Monaco untuk menangani masalah cedera pemain.
Manajemen Real Madrid dan Mourinho meyakini komposisi skuad saat ini mampu bersaing di semua kompetisi. Selain melakukan pembenahan internal, Mourinho menegaskan ambisinya untuk membawa klub meraih gelar juara serta membagikan pandangannya terkait kenangan bersama klub-klub yang pernah dilatihnya.
"Saya bukan seseorang yang menyesal atau merindukannya. Saya meninggalkan Portugal dua puluh tahun lalu dan hanya kembali selama beberapa bulan tahun lalu. Saya bukan seseorang yang hidup dalam nostalgia.
Saya tidak memikirkan apa yang saya tinggalkan. Setelah setiap gelar yang dimenangkan Madrid, saya selalu mendapat telepon dari presiden. Saya selalu menjawab: 'Tidak, itu tidak ada hubungannya dengan saya.'
Saya senang kerja saya meninggalkan hal-hal positif, tetapi gelar-gelar itu milik Carlo, Zidane, para pemain, masyarakat, dan tim yang selalu saya ikuti dengan penuh kasih sayang," kata Mourinho, Pelatih Real Madrid.
Eks pelatih Inter Milan tersebut menambahkan bahwa dirinya masih menyimpan ikatan emosional dengan sejumlah mantan timnya di Eropa, meski fokus utamanya kini tertuju pada proyek jangka panjang di Real Madrid.
"Jika Anda bertanya kepada saya apakah saya merasakan sesuatu untuk Roma, Inter, Chelsea… ya, saya merasakannya. Saya selalu ingin mereka tampil baik. Saya tidak akan berbicara tentang Benfica karena ada sesuatu yang lebih di sana daripada tim-tim tersebut," ujar Mourinho, Pelatih Real Madrid.
Tekanan besar pun langsung berada di pundak Mourinho untuk mempersembahkan trofi pada periode keduanya menangani El Real.
"Saya tidak akan menganggap musim pertama dari periode kedua saya sebagai manajer Real Madrid sebagai sebuah kesuksesan jika berakhir tanpa trofi," kata Mourinho, Pelatih Real Madrid.
Langkah perombakan ini menjadi pondasi utama Mourinho untuk memastikan Real Madrid tampil maksimal di seluruh kompetisi musim ini.