Jose Mourinho Dilaporkan Sepakat Kembali Latih Real Madrid
Kursi kepelatihan Real Madrid kembali memanas. Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, disebut-sebut sudah mencapai kesepakatan dengan manajemen Real Madrid untuk kembali ke Santiago Bernabeu mulai musim 2026/2027, seperti dikutip dari Bola.
Kabar kembalinya pria yang dijuluki The Special One ini langsung memicu perdebatan besar di kalangan Madridista. Langkah ini dinilai berani sekaligus penuh risiko bagi Los Blancos yang baru saja melewati musim mengecewakan.
Real Madrid menutup musim 2025/2026 tanpa meraih satu pun gelar bergengsi. Mereka kalah bersaing dengan Barcelona di La Liga, tersingkir pada perempat final Liga Champions, dan terhenti pada babak 16 besar Copa del Rey.
Kekalahan 0-2 dari Barcelona pada laga El Clasico akhir pekan lalu semakin memperburuk situasi. Hasil tersebut membuat Madrid tertinggal 14 poin dari rival abadinya dengan hanya tiga laga tersisa, sekaligus memastikan Barcelona keluar sebagai juara liga musim ini.
Kondisi ini membuat posisi pelatih Real Madrid saat ini, Alvaro Arbeloa, berada di ujung tanduk. Nama Mourinho pun langsung mencuat sebagai kandidat terkuat pengantinya.
Menurut laporan jurnalis Sacha Tavolieri, Mourinho bahkan sudah mencapai kesepakatan dengan manajemen Real Madrid. Pengumuman resmi dari pihak klub disebut-sebut bisa dilakukan dalam waktu dekat.
Mourinho bukan sosok asing bagi publik Santiago Bernabeu karena pernah menangani Real Madrid pada periode 2010 hingga 2013. Ia mempersembahkan tiga gelar, termasuk titel La Liga 2011/2012 yang sangat dikenang fans.
Pelatih berusia 63 tahun itu belakangan memang kerap dikaitkan dengan kepulangan ke Spanyol. Meski masih terikat kontrak bersama Benfica hingga akhir musim depan, Jose Mourinho dikabarkan siap meninggalkan klub tersebut lebih cepat demi kembali melatih Los Blancos.
Namun, potensi reuni ini tidak sepenuhnya mendapat dukungan dari internal klub. Legenda Real Madrid, Iker Casillas, secara terbuka mengaku tidak setuju jika Mourinho kembali menangani Los Blancos.
"Saya tidak punya masalah dengan Mourinho. Menurut saya dia pelatih hebat. Tetapi saya tidak ingin dia di Real Madrid. Saya rasa ada pelatih lain yang lebih cocok menangani klub dalam hidup saya ini," tulis Casillas melalui akun X miliknya.
Hubungan yang Pernah Memanas
Pernyataan Iker Casillas tersebut tentu memiliki alasan kuat mengingat keduanya pernah mempunyai hubungan yang rumit saat bekerja sama di Real Madrid.
Pada Desember 2012, Mourinho sempat mencadangkan Casillas dari posisi kiper utama. Keputusan tersebut memicu kontroversi besar dan menjadi satu di antara momen paling panas dalam era kepelatihannya di Bernabeu.
Iker Casillas merupakan satu di antara ikon terbesar dalam sejarah Real Madrid yang mencatatkan 725 penampilan untuk klub sepanjang periode 1999 hingga 2015 serta menjadi simbol kejayaan Los Blancos selama lebih dari satu dekade.
Sejak meninggalkan Madrid, Mourinho sempat melatih sejumlah klub elite Eropa seperti Chelsea, Manchester United, Tottenham Hotspur, AS Roma, Fenerbahce, hingga Benfica.
Meski reputasinya dianggap menurun dalam beberapa tahun terakhir, Presiden Real Madrid, Florentino Perez, disebut masih menjadi pengagum berat Mourinho.
Kini, peluang reuni Mourinho dengan Real Madrid tampaknya benar-benar tinggal menunggu waktu di tengah tanda tanya besar mengenai kepulangannya.