Militer Israel Serang Kamp Bureij Gaza hingga Jurnalis Al Jazeera Tewas

Share

Serangan udara militer Israel di kamp pengungsi Bureij, Gaza tengah, menewaskan seorang juru kamera Al Jazeera bernama Ahmed Wishah pada Minggu (21/6/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom. Kematian koresponden Al Jazeera Mubasher tersebut memicu reaksi keras dari pihak manajemen stasiun televisi yang berbasis di Qatar tersebut. Melalui pernyataan resminya, pihak Al Jazeera mengutuk aksi penargetan yang dilakukan oleh militer Israel terhadap pekerjanya.

"mengutuk keras kejahatan keji berupa penargetan dan pembunuhan" tegas Al Jazeera.

Pihak stasiun televisi tersebut menilai penyerangan ini sebagai bentuk pelanggaran hukum internasional yang bertujuan untuk membungkam kebenaran di wilayah konflik. "Ini merupakan pelanggaran baru dan terang-terangan terhadap semua hukum dan norma internasional, dan mencerminkan kebijakan sistematis yang berkelanjutan untuk menargetkan jurnalis dan membungkam suara kebenaran" tambah Al Jazeera.

Peristiwa ini menambah daftar korban jiwa di wilayah Gaza, di mana setidaknya terdapat 10 orang yang dilaporkan tewas dalam rangkaian serangan Israel di seluruh kawasan tersebut pada Sabtu (20/6). Di sisi lain, pihak militer Israel memberikan konfirmasi mengenai keterlibatan mereka dalam serangan udara yang menargetkan juru kamera tersebut.

"IDF mengkonfirmasi telah melakukan serangan terhadap Ahmed Wishah, yang merupakan teroris Hamas" kata seorang juru bicara militer kepada AFP. Hingga saat ini, perwakilan militer Israel belum memberikan bukti instan terkait tuduhan tersebut, namun menjanjikan adanya rilis informasi lanjutan yang lebih mendalam mengenai operasi militer ini.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author