Kasus Akses Ilegal CCTV Rumah Inara Rusli Segera Masuki Gelar Perkara
Kasus dugaan akses ilegal rekaman CCTV di kediaman selebgram Inara Rusli menunjukkan perkembangan signifikan setelah sempat dinilai berjalan di tempat. Penyidik Bareskrim Polri dikabarkan segera melaksanakan gelar perkara untuk menentukan status hukum terlapor. Kabar mengenai kelanjutan penanganan perkara ini dikonfirmasi langsung oleh kuasa hukum Inara Rusli, Lechumanan.
Dilansir dari Detik Hot, pihak kepolisian telah menyusun agenda penting tersebut untuk dilaksanakan pada pekan mendatang. "Yang Mabes Polri nanti minggu depan, gelar penetapan tersangka," kata Lechumanan saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/7/2026).
Adanya kepastian jadwal gelar perkara ini menjadi titik terang bagi Inara Rusli yang tengah memperjuangkan hak privasinya. Lechumanan menjelaskan bahwa dirinya telah menyampaikan kabar gembira tersebut kepada sang klien.
Menurut sang pengacara, ibu tiga anak itu merasa sangat lega serta bahagia. Laporan hukum yang diajukannya kini mulai memperlihatkan kepastian arah penegakan hukum. "Sudah, sudah saya komunikasi teruslah, senanglah dia. saya billing, 'Udah Mbak tenang aja ya, ini aja berserah kepada yang di Atas aja'," tuturnya.
Persoalan ini dinilai sangat krusial bagi Inara Rusli karena rekaman CCTV yang diambil tanpa izin tersebut diduga kuat digunakan oleh pihak lawan sebagai alat bukti dalam perkara hukum lain. Oleh karena itu, Inara Rusli berkomitmen mengawal kasus ini agar oknum yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban di depan hukum. Pihak kuasa hukum juga terus mendorong agar kepolisian bekerja secara profesional. Langkah cepat sangat dibutuhkan agar penanganan perkara ini tidak menjadi terkatung-katung.
"Saya minta perkara Inara Rusli harus segera digelarkan karena kenapa? Untuk memberikan kepastian hukum," tegasnya. Lechumanan memastikan bahwa dirinya bersama tim akan terus mendampingi Inara Rusli hingga kasus ini selesai sepenuhnya.
Walau sudah mengantongi tanggal pasti pelaksanaan gelar perkara, ia memilih untuk tidak membeberkannya kepada publik. "Saya akan cari kebenaran walau harus sampai ke ujung langit, apalagi untuk Inara Rusli," pungkasnya.