Kasus Hanania Travel Dara Arafah Diperiksa Polisi sebagai Saksi

Share

Penyidikan kasus dugaan penipuan perjalanan umrah oleh biro Hanania Travel terus berjalan di kepolisian. Seperti dilansir dari Detik Hot, selebgram Dara Arafah mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan sebagai saksi dengan didampingi kuasa hukumnya, Muhammad Taufiqsyah.

Langkah ini diambil guna mendukung aparat penegak hukum dalam membongkar perkara yang diduga merugikan banyak jemaah. Pemeriksaan tersebut berlangsung pada Jumat (12/6/2026) malam.

"Ya alhamdulillah ya tadi sudah memenuhi panggilan dari kepolisian sebagai saksi demi membantu para polisi menyelidiki kasus ini lebih dalam lagi. Jadi buat teman-teman media dan penonton juga di rumah, mohon doanya supaya korban dari Travel Hanania ini cepat mendapatkan titik terang dan segera mendapatkan kembali haknya," kata Dara Arafah di Polda Metro Jaya, Jumat (12/6/2026).

Terkait materi pemeriksaan, Dara Arafah menyampaikan bahwa pertanyaan yang diajukan penyidik mirip dengan saksi-saksi sebelumnya. Dirinya menegaskan status keterlibatannya dalam operasional biro perjalanan tersebut bukan sebagai pengurus.

"Iya sama kayak teman-teman yang lain sih. Sebenarnya aku di sini sebagai guest star dan bentuk kerja samanya itu barter, jadi tidak ada menerima aliran dana dari Hanania-nya sendiri," ujarnya.

Hubungan kerja sama antara sang selebgram dengan Hanania Travel diakui sudah terjalin sejak tahun 2024. Kendati demikian, ia mengaku baru satu kali bertolak ke tanah suci menggunakan jasa agen tersebut.

"Nah kebetulan kita tuh kerja samanya sudah dari 2 tahun yang lalu, tepatnya tuh 2024. Kalau sama Hanania itu cuma sekali doang," kata Dara.

Adapun untuk keberangkatan umrah pada kesempatan lain, Dara Arafah menggunakan sumber dana pribadi.

"Selebihnya iya, pakai uang pribadi," tuturnya.

Mengenai fasilitas operasional yang didapatkan saat perjalanan, sang figur publik membenarkan adanya pemberian uang saku. Pemberian tersebut kini telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib.

"Iya, alhamdulillah tadi juga sudah dijelasin di dalam ya, aku juga mendapatkan uang saku seperti teman-teman yang lain juga dan sudah dengan inisiatif dan memang sudah diniatkan dari awal, memang aku mau kembalikan uang saku yang diberikan sama Hanania-nya," ungkapnya.

Jumlah uang saku yang diperoleh dari pihak biro perjalanan dikonfirmasi bernilai jutaan rupiah.

"Nominalnya tadi di 10 juta," katanya.

Keberangkatan umrah tersebut diketahui melibatkan sejumlah figur publik tanah air, termasuk almarhumah Lula Lahfah. Meski demikian, fasilitas uang saku tidak diberikan merata kepada seluruh rombongan.

"Iya betul, cuma memang harus ditekankan ya memang nggak semua teman-teman aku tuh mendapatkan uang saku. Jadi hanya beberapa saja gitu sih," jelasnya.

Sorotan publik terhadap kasus ini diakui memberikan dampak terhadap reputasi sang selebgram. Namun, ia menilai dampak kerugian materi dan waktu yang diderita para jemaah jauh lebih besar.

"Kalau untuk aku pribadi pastinya ya nama baik ya pastinya. Terus juga banyak juga pemberitaan-pemberitaan yang simpang siur juga yang aku dapatin," ujarnya.

Banyak di antara korban dugaan penipuan ini merupakan jemaah yang sudah lanjut usia.

"Cuma menurut aku itu semua nggak sepadan sama korbannya, sama korban dari Hanania itu sendiri yang memang dirugikan secara materi, waktu. Dan memang korban-korbannya itu kan banyak juga yang usianya tuh usia yang sudah tua, kakek-kakek, nenek-nenek, lansia seperti itu ya. Jadi kalau dibilang kasihan ya lebih kasihan merekalah," tuturnya.

Proses hukum ini diharapkan dapat dikawal bersama agar hak-hak korban bisa segera terpenuhi.

"Jadi mohon banget doanya semoga kita bisa terus kawal kasus ini sampai para jemaah semuanya mendapatkan haknya kembali dan kepolisian juga mendapatkan titik terang," lanjut Dara.

Mengenai kronologi awal keterlibatan, jalinan kerja sama tersebut berawal dari pesan di jejaring sosial oleh perwakilan agensi bernama Farhan yang kemudian diteruskan ke pihak manajemen.

"Ya tadi sebenarnya kita sudah sampaiin di dalam ya kalau untuk materi itu. Tapi buat teman-teman lagi juga, Dara itu dihubungi langsung oleh Farhan melalui social media, kemudian dikontaklah ke manajernya, setelah itu baru ada penawaran-penawaranlah," katanya.

Keputusan untuk menerima tawaran tersebut diambil setelah sebelumnya sempat menolak beberapa kali.

"Beberapa kali tuh sebenarnya Dara sudah sempat tolak, cuma karena bareng-bareng sama teman-teman akhirnya Dara menerima," pungkasnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author