Kebakaran Hanguskan 129 Rumah Adat Suku Sasak di Desa Sade Lombok

Share

Kebakaran hebat menghanguskan 129 rumah warga Suku Sasak di Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga rata dengan tanah pada Sabtu (22/8/2026) malam. Seluruh warga langsung dievakuasi dari area permukiman adat tersebut saat insiden berlangsung.

Musibah ini memicu perhatian serius dari Pemerintah Provinsi NTB. Dilansir dari Detik Travel, skema penanganan awal dan rekonstruksi rumah adat kini tengah dirancang karena kawasan itu merupakan ikon budaya penting bagi masyarakat Sasak.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat guna merumuskan langkah penanganan pascabencana secara cepat.

"Saya akan segera berkomunikasi dengan Bupati Lombok Tengah untuk mengambil langkah cepat dan tepat. Nanti kami pikirkan bagaimana merekonstruksi kembali Desa Adat Sade," kata Iqbal.

Kobaran api diduga pertama kali memicu kehancuran ini dari salah satu kediaman warga, sebelum akhirnya menjalar cepat ke bangunan lain di sekitarnya. Pemerintah berjanji memenuhi seluruh kebutuhan dasar para korban yang kehilangan tempat tinggal.

"Yang pertama sekarang dan harus cepat adalah bagaimana kebutuhan dan rasa aman masyarakat yang rumahnya terbakar kita perhatikan. Kebutuhan sandang, pangan, dan aktivitas sosial ekonomi mereka harus kita pastikan. Anak-anak kita pastikan pendidikannya tidak terganggu," ujar Iqbal.

Langkah pemulihan akan mencakup jaminan keamanan serta keberlanjutan ekonomi warga. Pemerintah daerah menegaskan bahwa layanan pendidikan bagi anak-anak terdampak akan tetap menjadi prioritas utama selama masa pemulihan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author