Kebakaran TPS Cikeas Udik Bogor Kembali Keluarkan Asap Pekat

Share

Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor sejak Rabu, 8 Juli 2026 malam, dan kini kembali mengeluarkan asap tebal yang mengganggu kenyamanan warga perumahan di sekitar lokasi kejadian.

Dilansir dari Detikcom, kebakaran di area penampungan sampah yang diduga ilegal tersebut sempat berhasil dipadamkan oleh tim gabungan pada Selasa, 14 Juli 2026. Kendala medan di pinggiran Kali Cikeas dan ketebalan tumpukan sampah hingga mencapai 10 meter sempat menyulitkan proses pemadaman.

Wakil Komandan Sektor Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Sektor Gunungputri, Lukman Habibi, memberikan keterangan mengenai hambatan dalam proses pemadaman serta dampak polusi asap yang dikeluhkan oleh warga setempat.

"Itu kebakaran tempat sampah yang di Cikeas, itu kejadiannya tanggal 8 Juli, penanganannya baru beres kemarin tanggal 14 Juli. Jadi memang terkendala medan, jadi itu kan posisinya ada di pinggiran Kali Cikeas," kata Wakil Komandan Sektor Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Sekotr Gunungputri Lukman Habibi.

Pihak pemadam kebakaran mengonfirmasi adanya keluhan dari masyarakat perumahan sekitar akibat ketebalan asap dari kebakaran sampah tersebut.

"Waktu kejadian awal asapnya memang tebal, pekat kalau sore. Makanya warga perumahan sekitar situ banyak yang komplain," kata Lukman.

Meskipun operasi pemadaman sempat dinyatakan selesai, laporan terbaru menunjukkan kepulan asap kembali muncul dari tumpukan sampah tersebut.

"Terakhir itu hari Selasa (kebakaran) sudah padam, sudah beres. Tapi memang infonya hari ini keluar asap lagi," sambungnya.

Lukman Habibi juga menegaskan mengenai waktu kejadian dan status kepulan asap yang sempat viral di media sosial.

"Itu kebakaran tempat sampah yang di Cikeas," kata Lukman.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor turut menerjunkan personel tambahan guna mengatasi asap yang kembali muncul dari lahan pembuangan tersebut.

"Situasi akhir area lahan masih mengeluarkan asap. Membutuhkan unit pemadaman api," kata Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani.

Kebakaran yang diduga dipicu oleh tindakan pengelola membakar kasur di atas tumpukan sampah setinggi 10 meter ini kini masih dalam proses penanganan lebih lanjut oleh tim pemadam kebakaran dan relawan bencana.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author