Kebun Binatang Ichikawa Cukur Bulu Alpaka Hadapi Musim Panas

Share

Enam ekor alpaka di Kebun Binatang Ichikawa City, Jepang, menjalani pencukuran bulu massal untuk menjaga kenyamanan satwa tersebut dalam menghadapi lonjakan suhu musim panas. Langkah antisipasi ini dilaporkan oleh NHK pada Kamis, 28 Mei 2026.

Proses pemotongan bulu tahunan yang berlangsung pada Senin tersebut menyasar enam alpaka yang berusia antara empat hingga enam tahun. Menurut laporan yang dilansir dari Detik Travel, petugas kebun binatang berhasil mengumpulkan total lebih dari 10 kilogram bulu dari seluruh hewan tersebut.

Tindakan pemangkasan ini terpaksa dilakukan secara manual dengan bantuan ikatan tali agar hewan tidak memberontak. Kebijakan ini diambil karena alpaka secara alami tidak dapat merontokkan bulunya sendiri, sementara mereka sangat sensitif terhadap cuaca panas.

Pascapencukuran, bentuk tubuh satwa ini menjadi tampak jauh lebih ramping, meskipun petugas sengaja menyisakan bulu pada bagian kepala dan ekor. Perubahan drastis ini memicu reaksi jenaka dari para pegawai yang merawat mereka.

Pihak pengelola berencana memanfaatkan seluruh rontokan bulu tersebut untuk diolah kembali menjadi benang rajut. Produk benang ini nantinya akan diproduksi menjadi boneka tiruan yang dipasarkan di dalam area kebun binatang.

Salah satu petugas kebun binatang, Taguchi Kentaro, memaparkan bahwa visualisasi dari hewan-hewan tersebut mengalami transformasi yang signifikan setelah kehilangan bulu tebal mereka.

"Mereka terlihat sangat berbeda sampai saya tidak bisa menahan tawa," ujar Kentaro.

Kentaro menambahkan bahwa dirinya berharap pengurangan beban bulu ini dapat membantu kawanan alpaka tetap bergerak aktif. Kondisi tubuh yang lebih sejuk diharapkan membuat kawanan satwa bisa berlari bebas di area terbuka selama masa musim panas.

Sebelum agenda pemangkasan bulu ini, kawanan alpaka di fasilitas Ichikawa tersebut sempat menarik perhatian publik secara luas di media sosial. Mereka dikenal melalui rekaman video populer bertajuk 'Alpaca Dash' yang menampilkan momentum ketika kawanan tersebut dilepas untuk berlari mengitari area rekreasi setelah jam operasional kunjungan ditutup.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author