Kemenag dan BKN Bantah Tautan Pendaftaran CPNS 2026 di Media Sosial

Share

Kementerian Agama bersama Badan Kepegawaian Negara mengklarifikasi peredaran informasi palsu mengenai tautan pendaftaran seleksi aparatur sipil negara di media sosial pada Senin, 13 Juli 2026. Saat ini, pemerintah menegaskan belum membuka pendaftaran resmi dan masih menghitung kebutuhan riil pegawai.

Kabar bohong yang beredar di TikTok dan Facebook tersebut mencatut nama Kementerian Agama serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Modus penipuan ini mengarahkan korban pada pengisian formulir digital ilegal guna mengambil data pribadi berupa nama lengkap hingga nomor Telegram aktif.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama, Wawan Djunaedi memastikan bahwa kabar mengenai pembukaan seleksi pegawai di lingkungan kementeriannya adalah murni berita bohong.

"Sampai saat ini Kementerian Agama tidak membuka rekrutmen CPNS maupun PPPK. Informasi yang beredar di media sosial terkait pendaftaran CPNS dan PPPK atas nama Kemenag adalah hoaks," ujar Wawan Djunaedi, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama.

Pihak kementerian juga menambahkan bahwa seluruh pengumuman ketenagakerjaan resmi akan selalu disalurkan secara transparan melalui situs internet resmi dan akun lembaga pemerintah.

"Jika ada kebijakan pembukaan rekrutmen, pasti akan kami umumkan melalui website Kemenag.go.id, akun media sosial resmi, serta kanal resmi pemerintah lainnya. Tidak ada pengumuman melalui jalur pribadi atau tautan tidak jelas," kata Wawan Djunaedi, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama.

Sementara itu, proses penataan birokrasi dan penyusunan kebutuhan pegawai nasional secara keseluruhan saat ini masih dimatangkan secara intensif oleh lintas kementerian dan lembaga pusat hingga daerah.

Kepala Badan Kepegawaian Negara, Zudan Arif Fakrullah menjelaskan bahwa institusinya kini tengah menggodok kepastian jumlah formasi seleksi bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Kementerian Keuangan.

"Kalau kita saat ini sedang mematangkan koordinasi untuk seleksi CPNS. Saya, Bu Menpan, Pak Menteri Keuangan terus mematangkan bersama pemerintah daerah dan kementerian lembaga. Ini kebutuhannya berapa sedang kita hitung fix-nya," kata Zudan Arif Fakrullah, Kepala Badan Kepegawaian Negara.

BKN mengimbau publik untuk tetap tenang menunggu pengumuman resmi mengenai jadwal pendaftaran serta regulasi teknis yang nantinya akan disampaikan secara terbuka setelah koordinasi selesai.

"Ini sedang kita matangkan dengan Ibu Menpan, nanti beliau yang akan mengumumkan. Yang lain terus kita koordinasikan agar segera bisa kita melaksanakan," ujar Zudan Arif Fakrullah, Kepala Badan Kepegawaian Negara.

Langkah pematangan formasi ini berjalan seiring dengan penguatan sistem merit nasional pasca peluncuran fondasi baru aparatur sipil negara oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu, 8 Juli 2026. Seluruh proses pendaftaran dan seleksi CPNS 2026 nantinya hanya akan dilakukan melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara milik BKN.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author