Kemenag Cairkan Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akhir Juni 2026

Share

Kementerian Agama akan segera menyalurkan dana insentif bagi para guru madrasah yang berstatus non-Aparatur Sipil Negara mulai akhir Juni 2026. Kepastian jadwal pencairan bantuan dana ini dilansir dari Detikcom disampaikan langsung dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta pada Kamis (18/6/2026).

Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa penyaluran insentif ini menjadi komitmen awal tahun untuk memberikan kabar baik bagi para tenaga pendidik madrasah berstatus non-ASN.

"Alhamdulillah, tahun ini kita awali dengan kabar baik. Insya Allah, insentif guru madrasah non-ASN akan mulai dicairkan pada akhir Juni 2026," ujar Nasaruddin Umar, Menteri Agama.

Pemerintah memastikan langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi dan kerja keras para guru dalam mendidik anak bangsa. Kementerian Agama menyatakan akan terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan para guru madrasah non-ASN.

"Kami sampaikan apresiasi kepada Tim Direktorat GTK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam yang telah bekerja keras menyiapkan kelengkapan administratif bagi pencairan tunjangan ini," sambung Nasaruddin Umar, Menteri Agama.

Proses administrasi pencairan kini terus dimatangkan oleh pihak Direktorat Jenderal Pendidikan Islam untuk memastikan dana tersebut tepat sasaran. Setiap guru madrasah non-ASN yang memenuhi syarat nantinya akan menerima dana bantuan sebesar Rp 1,5 juta secara penuh.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amin Suyitno menerangkan bahwa tim teknis saat ini sedang merampungkan pembuatan buku rekening kolektif untuk seluruh penerima.

"Ini tentu perlu waktu dan kerja keras tim GTK Madrasah," kata Amin Suyitno, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag.

Sistem penyaluran dana juga dirancang agar langsung masuk ke rekening masing-masing guru penerima tanpa melalui perantara pihak sekolah maupun lembaga lain.

"Nantinya, setiap guru akan menerima insentif sebesar 1,5 juta dan itu langsung masuk ke rekening mereka," tutur Amin Suyitno, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author