Kemenkes Bantah Hoaks Mark Up Anggaran Alkes RSUD Krui
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI membantah kabar bohong di media sosial terkait dugaan penggelembungan atau mark up anggaran pengadaan alat kesehatan untuk layanan hemodialisis di RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Pesisir Barat, Lampung, pada Senin (22/6/2026).
Klarifikasi ini dikeluarkan setelah muncul isu mengenai nilai pengadaan yang dinilai tidak wajar oleh publik, sebagaimana dilansir dari Detik Health. Pihak kementerian menegaskan bahwa dana puluhan miliar tersebut merupakan paket bantuan menyeluruh untuk puluhan rumah sakit daerah.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman menjelaskan, angka pengadaan senilai Rp 30 miliar yang disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat berdialog dengan Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian RSUD tersebut pekan lalu merupakan nilai bantuan pengadaan alat kesehatan canggih yang diterima masing-masing dari 66 RSUD yang masuk dalam Program Hasil Cepat Terbaik (PHTC) atau Quick Win.
"Masing-masing RSUD akan mendapatkan dukungan alkes canggih senilai lebih dari Rp 30 miliar dari program SIHREN (Strengthening Indonesia's Healthcare Referral Network). Alat tersebut termasuk cathlab, CT scan 64 slice, echocardiography, mammography, dan lain-lain. RSUD Krui sendiri mendapatkan bantuan sekitar Rp 31,7 miIiar tahun ini untuk pengadaan alat canggih tersebut. Angka ini bukan hanya untuk layanan HD," tutur Aji, dikutip Senin (22/6/2026).
Menurut penjelasan resmi, setiap faskes daerah juga bakal memperoleh dana penunjang medis dasar berkisar Rp 20 hingga Rp 30 miliar. Khusus untuk RSUD Krui, total kucuran bantuan dana mencapai Rp 25 miliar yang dialokasikan untuk tahun anggaran 2025 dan 2026.
Daftar bantuan tersebut mencakup berbagai instrumen medis esensial seperti bed patient, defibrillator, mesin anestesi, patient monitor, patient monitor ICU, syringe pump, USG, hingga ventilator. Rumah sakit ini juga mendapatkan kelengkapan ruang operasi seperti bed ICU set, instrument general surgery, mobile X-ray, operating lamp, serta plasma sterilizer yang membuat total dukungan menyentuh angka Rp 56,7 miliar.
Aji mengimbau warga agar menyaring informasi dengan bijak dan tidak lekas memercayai kabar miring mengenai korupsi harga alkes oleh Menkes. Pemerintah berharap langkah penguatan fasilitas kesehatan di RSUD Krui ini dapat memperluas jangkauan serta mutu pelayanan medis setempat, sehingga warga Pesisir Barat tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk penanganan medis yang lengkap.