Kemenkes Targetkan Temuan Kasus Kusta Meningkat Jadi 40 Ribu Per Tahun

Share

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan penemuan kasus kusta di Indonesia meningkat hampir tiga kali lipat menjadi 37.000 hingga 40.000 kasus setiap tahun di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, pada Jumat (10/7), seperti dilansir dari Bloomberg Technoz.

Langkah penargetan tersebut dilakukan karena jumlah kasus kusta yang berhasil dideteksi selama ini baru mencapai kisaran 14.000 kasus per tahun. Pemerintah kini mendorong fasilitas kesehatan seperti puskesmas untuk mempercepat deteksi dini agar pasien segera mendapat penanganan medis.

"Selama ini yang ditemukan baru sekitar 14.000 kasus. Padahal estimasinya mencapai 37.000 sampai 40.000 kasus di seluruh Indonesia. Masa kita enggak bisa menemukan 40.000 pasien setiap tahun?

Begitu ketemu, kasih obat, sembuh. Begitu ditemukan, keluarganya diberi obat pencegahan sehingga tidak menular," kata Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan.

Penyakit kusta dan tuberkulosis (TBC) dijelaskan berasal dari famili bakteri yang sama, yakni Mycobacterium leprae untuk kusta dan Mycobacterium tuberculosis untuk TBC. Anggapan keliru mengenai kusta sebagai kutukan masih berkembang di masyarakat akibat ketidaktahuan atas penyebab kedua penyakit tersebut sehingga memicu stigma negatif terhadap penderita.

Menurut penegasan Budi, kusta merupakan penyakit yang dapat disembuhkan melalui terapi Multi Drug Therapy (MDT) selama enam hingga 12 bulan. Risiko penularan langsung terhenti setelah pasien mulai mengonsumsi obat, dan anggota keluarga serumah dapat diberikan pencegahan berupa satu dosis antibiotik Single Dose Rifampicin (SDR).

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author