Kementerian PU Buka Kembali Jalan Utama di Pulau Palue Pascagempa
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan seluruh ruas jalan utama di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, telah terbuka kembali dan bisa dilalui masyarakat setelah penanganan longsor pascagempa, Sabtu (22/8/2026), dilansir dari Detik Finance.
Kementerian PU menyelesaikan penanganan 10 titik longsor di Ruas Jalan Krica-Nitung sepanjang 10,5 km serta 3 titik longsor di Ruas Krica-Lidi sepanjang 4,1 km pada pagi hari yang sama. Kondisi ini membuat kedua ruas jalan tersebut kembali fungsional.
Terbukanya akses jalan ini meningkatkan mobilitas antardesa dan memudahkan distribusi bantuan serta kebutuhan dasar di Pulau Palue.
Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan, "Kementerian PU terus berusaha agar akses jalan kembali fungsional secepat mungkin. Jalan dan jembatan merupakan urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik."
Dody menambahkan, penanganan ruas jalan ini menjadi prioritas karena akses tersebut penting untuk mobilitas antardesa, menuju pusat pelayanan, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat sehari-hari.
"Terbukanya akses darat juga mempermudah pergerakan bantuan dan kebutuhan masyarakat menuju wilayah terdampak," ujar Dody.
Untuk mempercepat penanganan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT mengerahkan dua unit excavator dan satu kendaraan pikap dari Pelabuhan Maumere, Pulau Flores, ke Pulau Palue untuk membuka dan membersihkan material longsoran di beberapa titik.
Pulau Palue, yang terletak di utara Pulau Flores dan termasuk wilayah Kabupaten Sikka, memiliki luas sekitar 41 km² dan terdiri dari delapan desa.
Meski jalan utama sudah fungsional, Dody mengatakan pihaknya bersama pemerintah daerah tetap memantau kondisi jalan untuk mengantisipasi kemungkinan longsor baru atau gangguan akibat gempa susulan.
"Kementerian PU berkomitmen terus mempercepat pemulihan infrastruktur terdampak bencana di NTT, dengan mengutamakan aksesibilitas masyarakat agar aktivitas sehari-hari, distribusi bantuan, dan kegiatan sosial ekonomi dapat kembali berjalan," pungkas Dody.