Kementerian PU Percepat Pemulihan Irigasi Pascabencana di Sumatra

Share

Pemulihan jaringan irigasi dan penanganan sungai pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, serta Sumatra Barat terus dipacu guna melindungi kawasan permukiman dan lahan pertanian masyarakat, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Hingga Kamis (20/8/2026), progres pekerjaan fisik pada infrastruktur kewenangan pemerintah pusat sudah menembus 34 persen. Sementara itu, capaian perbaikan pada infrastruktur yang menjadi kewenangan pemerintah daerah berada di angka 28 persen.

Dalam kriteria pusat, rehabilitasi mencakup keberhasilan pengerjaan 4 dari 14 bendung, 13 dari 31 daerah irigasi, 38 dari 94 sungai, serta 6 dari 24 muara terdampak. Di tingkat daerah, penanganan telah merampungkan 3 dari 52 bendung, 2 daerah irigasi, 17 sungai, dan 9 dari 14 muara.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menekankan keharusan standar kualitas yang kuat dalam seluruh proses rekonstruksi fisik tersebut.

"Proses pemulihan terus berjalan dan menunjukkan progres yang positif. Namun, fokus kami tidak hanya pada percepatan penyelesaian, melainkan juga memastikan kualitas hasil pemulihan agar lebih tangguh, tepat sasaran, dan berkelanjutan," ujar Dody, Minggu (23/8/2026).

Langkah percepatan penanganan infrastruktur pengairan ini turut dikawal oleh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera melalui koordinasi intensif antarlembaga guna mengatasi berbagai kendala di lapangan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author