Kerusuhan Suporter Menunda Laga Almeria Melawan Malaga di Spanyol
Pertandingan final leg kedua playoff promosi menuju Primera Division antara UD Almería dan Málaga CF di UD Almería Stadium pada Sabtu, 20 Juni 2026, terpaksa ditunda selama 30 menit akibat kerusuhan suporter.
Laga yang semula dijadwalkan mulai lebih awal bergeser menjadi pukul 21.30 waktu setempat karena bus rombongan pemain Málaga CF terlambat tiba setelah dihadang massa dan dilempari batu hingga memecahkan kaca kendaraan.
Dilansir dari El Mundo, bentrokan fisik pecah di luar area stadion saat kelompok pendukung kedua kesebelasan bertemu langsung, sehingga memaksa pihak kepolisian dari Unit Intervensi Polisi (UIP) melakukan tindakan pembubaran massa.
Sebelum bentrokan di sekitar stadion terjadi, situasi di pemukiman Vega de Acá juga sempat memanas sejak pagi hari akibat kedatangan sekitar 5.000 suporter tim tamu yang memicu keluhan warga setempat.
Seorang penduduk lokal mengungkapkan kemarahannya atas tindakan tidak tertib, kebisingan dari petasan, serta yel-yel ofensif yang merusak ketenangan lingkungan perumahan sepanjang hari.
"de vergüenza" ujar seorang warga, penduduk Vega de Acá.
Berdasarkan laporan Diario de Almería melalui Málaga Hoy, warga sekitar juga mengeluhkan masalah kebersihan akibat penumpukan sampah, tindakan buang air kecil sembarangan di fasilitas umum, hingga upaya penerobosan ke area kolam renang pribadi.
Sementara itu, jalannya pertandingan babak pertama setelah penundaan tetap berlangsung ketat dan ditutup dengan skor imbang 0-0 setelah kedua tim gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas.