Amerika Serikat dan Iran Sepakati Dana Investasi Swasta Rp5.000 Triliun

Share

Kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran mencakup penyediaan pendanaan swasta senilai US$ 300 miliar atau setara lebih dari Rp 5.000 triliun untuk mendorong investasi ke Teheran. Komitmen investasi dari berbagai perusahaan global ini dijadwalkan akan ditandatangani secara resmi di Swiss pada Jumat (19/6/2026). Dilansir dari Detikcom melalui laporan Reuters dan Al Arabiya pada Rabu (17/6/2026), seorang sumber anonim menyebutkan bahwa lebih dari separuh dari total dana sektor swasta tersebut kini telah dikucurkan.

Langkah ini menyusul kesepakatan kerangka kerja untuk mengakhiri perang yang telah dicapai oleh pejabat kedua negara pada Minggu (14/6/2026). Pendanaan baru ini murni berupa instrumen investasi swasta dan bukan merupakan program rekonstruksi, reparasi, ataupun hibah dari anggaran pemerintah. Perusahaan-perusahaan dari Amerika Serikat, negara Teluk Arab, Asia, Amerika Selatan, hingga Afrika telah berkomitmen menyalurkan modal ke sektor energi, logistik, manufaktur, dan transportasi.

Teheran awalnya menuntut ganti rugi kerusakan akibat perang sebesar US$ 400 miliar kepada Washington. Namun, setelah permintaan tersebut ditolak oleh pihak Amerika Serikat, kedua belah pihak akhirnya menyepakati pembentukan mekanisme alternatif berupa "Dana Rekonstruksi dan Pembangunan".

Mekanisme ini nantinya akan mengatur kontribusi melalui pengamanan pinjaman, pembentukan jalur kredit, serta pembiayaan langsung untuk memulihkan infrastruktur yang terdampak konflik. Beberapa fasilitas yang menjadi sasaran investasi antara lain kompleks Baja Mobarakeh, kilang minyak, bandara, dan jaringan infrastruktur lainnya. Jalur investasi ini berjalan terpisah dari negosiasi paralel mengenai pencabutan sanksi ekonomi serta pencairan aset-aset Iran yang dibekukan di luar negeri. Seluruh operasional dana investasi baru akan berjalan setelah adanya kesepakatan akhir, di mana dokumen nota kesepahaman (MoU) akan mengatur proses transisi selama 60 hari ke depan.

"Dana itu hanya akan dibentuk setelah kesepakatan akhir ditandatangani. Selama 60 hari ini, administrator pendanaan akan bekerja sama dengan warga Iran dan para investor untuk merencanakan dan menentukan ruang lingkup proyek," sebut sumber tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author