Ketrosden Triasmitra dan MoraRepublic Operasikan SKKL Rising 8 Jalur Jakarta-Batam

Share

PT Ketrosden Triasmitra Tbk (IDX: KETR) dan PT Ekamas Mora Republik Tbk (IDX: MORA) resmi menggelar seremonial pengoperasian Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Rising 8 pada Juni 2026. Infrastruktur ini sebelumnya telah rampung dibangun pada Mei 2026 lalu.

Dilansir dari Bloombergtechnoz, peresmian jaringan interkoneksi ini dihadiri oleh para pelaku industri telekomunikasi. Segmen yang kini telah aktif beroperasi adalah jalur Jakarta melalui Tanjung Pakis menuju Batam di Tanjung Bemban, sedangkan rute sambungan Batam menuju Singapura diproyeksikan menjadi target pembangunan berikutnya.

Sistem kabel bawah laut ini membentang sepanjang 1.128,5 kilometer dan telah merampungkan fase testing serta commissioning. Infrastruktur ini menggunakan teknologi repeatered system untuk melayani koridor digital Indonesia-Singapura.

Kehadiran Rising 8 menjadi jalur alternatif baru yang krusial untuk redundansi jaringan telekomunikasi serta menjaga kontinuitas operasional aplikasi kritis bagi sektor enterprise maupun operator.

"Rising 8 kini sudah ready for service. Kami yakin Rising 8 akan jadi pilihan yang solid bagi pelanggan yang membutuhkan koneksi andal baik di dalam maupun ke luar negeri. Ini merupakan hasil kerja sama tim selama beberapa tahun terakhir, yang di mulai dari perencanaan, penggelaran, hingga testing dan commissioning.

Dan pada proyek Rising 8 inilah untuk pertama kalinya kami melakukan penggelaran SKKL secara mandiri dari sejak perizinan, penggunaan kapal, sampai tenaga ahlinya. Sehingga kami sangat percaya diri untuk menggarap proyek-proyek penggelaran SKKL berikutnya." ujar Titus Dondi Patria, Direktur Utama dan CEO PT Ketrosden Triasmitra, Tbk.

Proyek infrastruktur ini menggunakan komponen dari Prysmian Group melalui unit produksi Norddeutsche Seekabelwerke GmbH (NSW) asal Jerman. Sistem penunjang kabel laut ini dirancang untuk mengintegrasikan repeater dengan kapasitas minimum mencapai 400 Tbps.

Guna memperkuat ekosistem konektivitas, SKKL Rising 8 terhubung langsung dengan Nusantara Data Center (NDC) milik MoraRepublic di Batam yang mengantongi sertifikasi Tier-3 ANSI/TIA. Sementara itu, titik pendaratan utama di Jakarta ditunjang fasilitas Cable Landing Station serta Data Center milik Triasmitra di Tanjung Pakis.

“Penyelesaian penggelaran segmen Jakarta–Batam merupakan langkah penting dalam upaya kami membangun infrastruktur digital yang mampu mendukung kebutuhan Indonesia saat ini maupun di masa depan. Infrastruktur telekomunikasi yang kuat tidak hanya meningkatkan kualitas konektivitas, tetapi juga menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi digital dan percepatan pemerataan akses digital di Indonesia, sehingga memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat dan dunia usaha di berbagai wilayah. Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional,” ujar Timotius Max Sulaiman, Direktur Utama dan CEO PT Ekamas Mora Republik, Tbk.

Penyediaan jalur ganda ini ditujukan untuk meminimalisir risiko downtime lalu lintas data internet global. Segmen pasar potensial dari proyek ini mencakup operator telekomunikasi, penyedia layanan internet (ISP), penyedia konten, korporasi cloud, hingga pengelola pusat data.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author