Ronald Koeman Ungkap Alasan Pilih Weghorst dan Depay ke Piala Dunia 2026
Pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman resmi mengumumkan 26 nama pemain untuk Piala Dunia 2026 dalam konferensi pers pada Rabu, 27 Mei 2026. Keputusan tersebut memicu perdebatan setelah Koeman tetap menyertakan Wout Weghorst dan Memphis Depay yang dinilai kurang perform.
Pemanggilan Wout Weghorst menuai kritik lantaran penyerang Ajax Amsterdam berusia 33 tahun itu hanya mencetak delapan gol di Eredivisie musim ini. Koeman lebih memilih Weghorst dibandingkan Zian Flemming yang mengemas 11 gol untuk Burnley di Premier League.
Dilansir dari ESPN, Koeman menegaskan bahwa kekuatan duel Weghorst sangat dibutuhkan saat tim harus bertahan maupun menyerang dari bangku cadangan. Sebaliknya, Flemming dianggap bukan tipe penyerang spesial yang dibutuhkan skuad Oranje saat ini.
"Jika kita harus memainkan pemain dari bangku cadangan, bertahan dalam bola mati – ada begitu banyak momen di mana dia [Weghorst] bisa menjadi nilai tambah yang mungkin Anda lihat atau tidak," ujar Ronald Koeman, Pelatih Timnas Belanda.
Koeman melihat adanya perbedaan pandangan dengan publik mengenai kualitas sang pemain di dalam lapangan. Ia menilai tipe permainan Flemming tidak memberikan kelebihan tersendikan bagi komposisi tim yang sudah dibentuknya.
"Namun, saya memang melihatnya itu. Jadi ya, ini soal perbedaan pendapat. Flemming bukanlah nilai tambah bagi saya dibandingkan dengan striker yang sudah kita miliki. Anda berbicara tentang sejumlah striker lain, tetapi mereka berbeda tipe dari Weghorst," jelas Ronald Koeman, Pelatih Timnas Belanda.
Selain masalah Weghorst, keputusan Koeman membawa Memphis Depay yang kerap didera cedera juga menjadi sorotan. Depay baru bermain selama 30 menit sebagai pemain pengganti saat klubnya, Corinthians, menang 1-0 atas Atlético Mineiro di Liga Brasil akhir pekan lalu.
Meskipun demikian, Depay dijadwalkan tampil sejak awal dalam pertandingan Copa Libertadores antara Corinthians melawan Platense pada malam Rabu hingga Kamis. Koeman mengaku langsung meredam euforia publik terkait kembalinya sang pencetak gol terbanyak sepanjang masa Oranje tersebut.
"Nah, saya sebenarnya lebih suka bersorak sedikit lebih awal. Seandainya itu terjadi lebih cepat," kata Ronald Koeman, Pelatih Timnas Belanda.
Situasi kebugaran Depay memicu evaluasi mendalam dari tim kepelatihan menyusul pengalaman buruk pada Euro 2024 lalu. Koeman mengakui dirinya sempat bimbang mengenai keputusannya yang langsung memaksakan Depay bermain setelah pulih dari cedera.
"Saya memang berubah pikiran soal itu. Karena setelah Euro 2024, saya berpikir: apakah saya benar-benar melakukan hal yang tepat dengan langsung memainkannya?" tutur Ronald Koeman, Pelatih Timnas Belanda.
Mantan pelatih Barcelona tersebut membuka peluang untuk menerapkan strategi berbeda demi mengantisipasi kondisi fisik Depay. Apalagi penyerang AS Roma, Donyell Malen, saat ini tampil mengesankan dan siap bersaing memperebutkan posisi utama di lini depan.
"Jika saya merasa situasinya masih sama. Maka saya akan melakukannya dengan cara berbeda," ucap Ronald Koeman, Pelatih Timnas Belanda.
Koeman melihat potensi besar dalam diri Malen yang dinilai memiliki kecepatan luar biasa untuk membongkar pertahanan lawan. Namun, ia memilih tetap bersikap diplomatis mengenai siapa yang akan menjadi starter di Piala Dunia nanti.
"Segala sesuatu mungkin saja," jawab Ronald Koeman, Pelatih Timnas Belanda.