Koperasi Desa Merah Putih Mulai Ekspor Kopi ke Mesir

Share

Produk komoditas dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dilaporkan telah berhasil menembus pasar internasional. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detik Finance, komoditas yang dikirim ke negara tujuan Mesir tersebut merupakan produk kopi yang berasal dari Desa Sidomulyo.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan bahwa sebelumnya kementeriannya telah memfasilitasi agenda pelepasan ekspor secara serentak di delapan daerah. Wilayah tersebut meliputi Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Sulawesi Selatan, Bali, Kalimantan Timur, dan Kepulauan Riau pada 17 Desember 2025.

Agenda pengiriman komoditas ke luar negeri itu digerakkan oleh 31 badan usaha. Salah satu peserta yang terlibat adalah KDMP dengan akumulasi nilai ekspor yang menyentuh angka US$ 58,7 juta. Secara spesifik, KDMP Desa Sidomulyo yang berada di Jember mencatatkan nilai ekspor komoditas kopi ke Mesir sebesar US$ 89.697.

"Kita sudah beberapa kali melakukan pelepasan ekspor di desa, termasuk di Kopdes. Di Kopdes kemarin di Jember itu sudah bisa ekspor dan ekspornya difasilitasi oleh perwakilan kita," ujar Budi dalam acara Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah (KNPED), di Balai Kartini, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Budi menambahkan, akumulasi transaksi dari realisasi program Desa Bisa Ekspor sepanjang tahun lalu mampu menyentuh angka US$ 134,8 juta. Dari total figur tersebut, sekitar 70% pelaku UMKM yang terlibat merupakan para eksportir baru.

Sementara itu, pergerakan nilai transaksi dari program yang sama untuk masa periode Januari hingga April 2026 dilaporkan telah menyentuh angka US$ 107,34 juta.

"Nah, sekarang yang Januari-April sudah US$ 107,34 juta. Ini 70% nggak pernah ekspor Pak, Bu, nggak pernah. Kita ajarin cuma online semua," beber Budi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author