K-Pop Demon Hunters Masih Bertahan di Top 10 Netflix Global
Film animasi K-Pop Demon Hunters terbukti masih menjadi salah satu tontonan favorit bagi para pencinta sinema di platform Netflix secara global. Dilansir dari Detikcom, film garapan sutradara Maggie Kang dan Chris Appelhans ini sukses mempertahankan eksistensinya selama 56 pekan di daftar film teratas. Hingga Rabu (15/7/2026) pagi, film berbahasa Inggris ini dilaporkan masih menempati peringkat ke-10 dalam daftar tayangan global.
Pada periode penayangan 6 hingga 12 Juli, kisah tentang girlband HUNTR/X membasmi iblis ini disaksikan sebanyak 3,5 juta kali.
Total durasi pemutaran film animasi tersebut bahkan dilaporkan telah menembus angka fantastis hingga mencapai 5,8 juta jam. Sistem pemeringkatan TUDUM dari Netflix sendiri menghitung posisi film berdasarkan total tayangan mingguan dari hari Senin hingga Minggu.
Saat ini, K-Pop Demon Hunters bersaing ketat dengan film animasi Dreamworks rilisan 2017, The Boss Baby, yang berada di peringkat kesembilan. Meskipun sekuel dari film animasi terlaris ini sedang digarap oleh pihak Netflix, kelanjutan kisahnya belum akan dirilis dalam waktu dekat.
Sebagai gantinya, Netflix sempat mengumumkan rencana tur dunia K-Pop Demon Hunters pada Mei lalu meski detailnya masih dirahasiakan. Proyek tersebut menjanjikan sebuah pengalaman pertunjukan langsung yang interaktif bagi para penggemar yang menyukai lagu Golden dan Your Idol. "Pengalaman live yang akan menghidupkan elemen-elemen film pemenang 2 piala Oscar ini dengan cara spektakuler," tulis Netflix dalam pengumumannya.
Amerika Serikat diproyeksikan menjadi target utama tur ini karena tingginya angka streaming lagu tema film tersebut di wilayah sana.
Data dari Luminate menunjukkan akumulasi pemutaran lagu dari EJAE dan HUNTR/X mencapai 3,9 miliar kali di wilayah Amerika Serikat. Sementara itu, penyanyi dari grup Saja Boys berhasil mengumpulkan total pemutaran on-demand yang mencapai angka 5,7 miliar stream. Di Korea Selatan, lagu Golden yang dibawakan oleh HUNTR/X sukses didengarkan sebanyak 220 juta kali hingga akhir tahun lalu.
Walaupun film ini sangat populer di Indonesia, belum ada kepastian resmi apakah tur dunia tersebut juga akan mampir ke Jakarta.