Memphis Depay Terima Kritik Tajam Usai Laga Belanda Lawan Jepang

Share

Penyerang Timnas Belanda, Memphis Depay, menuai kritik tajam setelah tampil mengecewakan dalam pertandingan fase grup Piala Dunia 2026 melawan Jepang yang berakhir imbang 2-2.

Dilansir dari vietnam.vn, penyerang berusia 32 tahun tersebut masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-70 namun gagal memberikan dampak signifikan bagi lini serang Oranje.

Selain performa yang minim kontribusi, Depay juga memicu kontroversi besar pada menit ke-82 setelah sikutnya mengenai wajah bek Jepang, Shono Taniguchi, dalam sebuah duel udara.

Meskipun insiden tersebut viral di media sosial dan dinilai layak mendapat kartu merah, wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, hanya memberikan kartu kuning setelah peninjauan VAR.

"Ini seharusnya kartu merah. Dia melihat lawannya dan tetap menyikut," tulis salah satu pengguna X.

Kritik terhadap performa Depay juga disuarakan oleh pengamat sepak bola Sjoerd Mossou dalam podcast AD Voetbal dari Algemeen Dagblad.

Ketika pembawa acara Etienne Verhoeff bertanya apakah masyarakat sudah mulai bosan dengan sang penyerang, Mossou memberikan pandangannya.

"Ya, tentu saja. Namun hal itu sudah berlangsung bertahun-tahun, even saat dia masih tampil bagus," kata Mossou, Pengamat Sepak Bola.

Mossou bahkan menyebut penampilan Depay sebagai pemain pengganti dalam laga tersebut sangat memalukan bagi seorang penyerang utama.

"Tidak ada tanda-tanda bahwa ia siap menjadi penyerang utama Oranje di Piala Dunia ini," cetus Mossou, Pengamat Sepak Bola.

Situasi ini menempatkan pelatih Ronald Koeman dalam tekanan berat untuk menentukan lini depan Belanda menjelang pertandingan krusial berikutnya melawan Swedia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author