Kritik Tajam Desain Ferrari Luce EV Mantan Petinggi Sebut China Ogah Meniru

Share

Desain mobil listrik pertama dari Maranello, Ferrari Luce EV, kini tengah menjadi sorotan tajam dan memicu gelombang kritik dari berbagai pihak, termasuk para penggemar setianya, Tifosi. Mobil ramah lingkungan ini dinilai tidak mencerminkan karakteristik legendaris yang biasanya melekat pada merek berlogo kuda jingkrak tersebut.

Gelombang protes langsung membanjiri jagat maya sesaat setelah peluncuran resmi kendaraan tersebut dilakukan. Dilansir dari Detik Oto, kekecewaan mendalam ini muncul karena tampilan estetika Luce EV dianggap keluar dari pakem desain historis Il Cavallino Rampante.

Mantan petinggi Ferrari, Luca Di Montezemolo, mengekspresikan kekecewaannya secara terbuka dan menilai rancangan mobil tersebut sangat tidak memuaskan. Dirinya bahkan memberikan pernyataan satir mengenai kualitas estetika kendaraan listrik baru itu.

"Kita berisiko menghancurkan sebuah legenda. Setidaknya, ini jelas mobil yang tidak akan ditiru oleh orang-orang Cina," ujar Montezemolo usai melihat Ferrari Luce EV, dikutip dari Politico, Jumat (29/5).

Menurut pandangan Montezemolo, identitas ikonik Ferrari dirasa kurang pantas disematkan pada bodi Luce EV. Ia bahkan menyarankan agar manajemen pabrikan mempertimbangkan untuk mencopot simbol utama mereka dari model tersebut.

"Kalau saya mengatakan apa yang benar-benar saya pikirkan, saya justru akan merugikan Ferrari. Kita berisiko menghancurkan sebuah legenda, dan saya benar-benar menyesal akan hal itu. Saya harap mereka setidaknya melepas logo kuda jingkrak dari mobil tersebut," kata dia.

Sentimen negatif juga datang dari ranah pemerintahan melalui Menteri Transportasi Italia, Matteo Salvini. Salvini menyatakan bahwa produk teranyar ini belum memperlihatkan aspek inovasi yang sesungguhnya dan memiliki harga yang sangat tinggi.

"Mobil listrik ini (harganya) sangat mahal dan secara estetika, biarkan desainnya yang bicara sendiri. Bentuknya sama sekali tidak terlihat seperti mobil Ferrari. Dan ini yang disebut 'inovasi'? Saya jadi bertanya-tanya, apa yang akan dikatakan Enzo Ferrari soal ini?" kata Salvini.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan sejarah panjang lini kendaraan sport asal Italia tersebut yang kerap menjadi kiblat mode otomotif global. Berbagai desain ikonik mereka sebelumnya sering kali diadopsi oleh produsen otomotif dari Jepang, Amerika Serikat, hingga China.

Beberapa contoh kendaraan yang tercatat memiliki kemiripan visual dengan rancangan klasik Ferrari di masa lalu antara lain Geely Beauty Leopard dan Shuanghuan Auto SSC Noble. Selain itu, model lawas seperti Toyota MR2 serta Pontiac Fiero juga memiliki tampilan yang sepintas menyerupai produk buatan pabrikan Maranello tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author