Kritikus Soroti Kualitas Film Star Wars The Mandalorian and Grogu

Share

Film terbaru dari semesta Star Wars, Star Wars: The Mandalorian and Grogu, memicu beragam tanggapan dari para kritikus setelah resmi dirilis di bioskop Indonesia sejak 20 Mei, seperti dilansir dari Detikcom.

Karya sutradara Jon Favreau tersebut saat ini mengantongi skor 60 persen di situs Rotten Tomatoes yang dihimpun dari 119 ulasan. Sejumlah kritikus menilai tayangan ini kurang memberikan pengalaman sinematik yang kuat dan lebih pantas menjadi serial televisi.

Kritik tajam datang dari Matt Zoller Seitz dari RogerEbert.com yang menyoroti motif di balik pembuatan proyek layar lebar ini.

"Tidak ada alasan apa pun dalam film ini kecuali keinginan untuk menghasilkan lebih banyak uang," tulis Matt Zoller Seitz, Kritikus RogerEbert.com.

Penilaian senada disampaikan oleh Pulliam-Moore dari The Verge yang menganggap proyek tersebut digarap secara kurang maksimal.

"The Mandalorian and Grogu terasa seperti film yang dibuat asal-asalan dan akan lebih baik jika menjadi musim baru dari The Mandalorian daripada proyek yang berdiri sendiri," tulis Pulliam-Moore, Kritikus The Verge.

Selain masalah format tayangan, aspek kedalaman emosional dari karakter utama Din Djarin dan Grogu juga tidak luput dari sorotan negatif para pengamat film.

"Setiap adegan secara terduga mendorong alur cerita ke depan, tetapi tanpa pengembangan karakter atau alur cerita yang memadai," tulis Aaron Pruner, Kritikus CNET.

Bahkan, kedalaman kepribadian dari duo karakter utama tersebut dinilai menyerupai maskot hiburan oleh pengamat lain.

"Mando dan temannya menampilkan kedalaman dan kepribadian yang khas dari karakter-karakter yang biasa ditemui dan disapa di taman hiburan," tulis David Crow, Kritikus Den of Geek.

Kendati mendapatkan banyak raport merah dari segi cerita, penampilan karakter Grogu atau Baby Yoda tetap mendapatkan apresiasi positif.

"Baby You-Know-Who yang hijau, berkeriput, bermata besar masih menggemaskan," tulis Robert Abele, Kritikus Los Angeles Times.

Sentimen positif juga diutarakan oleh Kate Erbland dari IndieWire yang menilai aspek hiburan untuk penonton keluarga masih terjaga.

"film ini tetap menyenangkan untuk ditonton bersama keluarga meski terasa seperti gabungan tiga episode serial TV," tulis Kate Erbland, Kritikus IndieWire.

Proyek ini menjadi momentum kembalinya waralaba Star Wars ke layar bioskop setelah sempat absen selama tujuh tahun. Pedro Pascal kembali membintangi tokoh Din Djarin bersama Sigourney Weaver, Steve Blum, Jonny Coyne, Hemky Madera, serta Martin Scorsese sebagai cameo suara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author