KTM Minta Izin Bongkar Mesin MotoGP Akibat Masalah Komponen Pemasok
Direktur Motorsport KTM Pit Beirer mengonfirmasi adanya cacat produksi pada komponen mesin motor KTM di MotoGP musim ini akibat kendala kontrol kualitas dari pihak pemasok. Cacat komponen tersebut memicu mesin mati mendadak, termasuk saat insiden kecelakaan antara Pedro Acosta dan Alex Marquez di MotoGP Catalunya pada Mei lalu, seperti dilansir dari Detik Oto.
Masalah teknis ini menyebabkan motor Pedro Acosta melambat tiba-tiba ketika sedang memimpin balapan di Catalunya hingga ditabrak oleh Alex Marquez dari belakang. Karena regulasi pembekuan desain mesin MotoGP yang berlaku sejak awal musim, pabrikan asal Austria tersebut tidak bisa langsung melakukan perbaikan.
KTM kini harus melewati mekanisme regulasi homologasi yang ketat untuk mengatasi kegagalan fungsi komponen kritis tersebut. Mereka diwajibkan mengantongi persetujuan dari seluruh pabrikan kompetitor sebelum diizinkan membuka segel mesin resmi.
"Kami akhirnya menemukan bahwa kami menggunakan komponen bertekanan tinggi di mesin yang tidak memenuhi standar kualitas yang ditentukan," kata Beirer dikutip Speedweek.
Penyelidikan internal yang dilakukan oleh manajemen KTM menunjukkan bahwa kerusakan sistemis ini hanya terjadi pada batch suku cadang tertentu dari penyuplai luar.
"Komponen mesin kritis ini gagal dalam kondisi tertentu. Ini adalah komponen dari suplier. Setelah menyelidiki penyebabnya, kami sekarang juga dapat mengesampingkan kemungkinan bahwa kerusakan ini akan terjadi dengan komponen yang 'benar'," katanya.
Guna mengatasi situasi ini pada paruh musim balap 2026, KTM telah mengirimkan proposal resmi kepada asosiasi pabrikan.
"Kami telah mengajukan permohonan khusus kepada asosiasi pabrikan MSMA, disertai dengan dokumentasi terperinci, meminta izin untuk membuka mesin yang bermasalah dalam kondisi terkontrol selama jeda musim panas untuk mengganti bagian-bagian mesin yang kritis dengan bagian yang benar dengan spesifikasi yang identik," kata Beirer.
Proses pembenahan ini membutuhkan transparansi penuh agar mendapatkan validasi dari seluruh anggota asosiasi.
"Kami telah menerima umpan balik positif mengenai hal ini selama GP Sachsenring, meskipun beberapa tanggapan masih tertunda. Kami berharap kerja sama yang baik di sini juga dan menunjukkan transparansi penuh kepada semua pihak yang terlibat mengenai seluruh proses." kata Beirer.
Langkah perbaikan KTM sejauh ini telah mendapatkan lampu hijau dari Aprilia. Kendati demikian, persetujuan mutlak masih menunggu respons resmi dari tiga pabrikan besar lainnya, yaitu Ducati, Honda, dan Yamaha.