Kunjungan Wisata Kota Lama Semarang Melonjak hingga 40 Persen
Kawasan Kota Lama Semarang menjadi destinasi wisata primadona bagi pelancong selama masa libur sekolah. Jumlah kunjungan wisatawan ke tempat bersejarah tersebut dilaporkan telah menembus angka 236 ribu orang.
Seperti dikutip dari Detik Travel, Kota Lama Semarang menempati posisi sebagai destinasi paling favorit di Jawa Tengah sepanjang musim liburan ini. Lonjakan pengunjung ini dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Hanung Triyono.
Hanung menyebutkan bahwa pergerakan pelancong mengalami kenaikan sekitar 40 hingga 50 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
"(Destinasi paling banyak dikunjungi) Kalau di Kota Semarang tentu Kota Lama dan sekitarnya," kata Hanung saat dihubungi, Rabu (8/7/2026).
Berdasarkan data sementara dari Disbudparekraf Jateng, rata-rata kedatangan harian ke kawasan ini menyentuh angka 21.700 orang. Data pergerakan tersebut dihimpun selama masa libur sekolah hingga hari Selasa (7/7) kemarin.
"Kota Lama meningkat sekitar 40-50 persen. Wisatawan Nusantaranya sudah sekitar 235.900 orang, sedangkan wisatawan mancanegara sekitar 2.400 orang. Jadi totalnya hampir 236 ribu kunjungan," ujarnya.
Menurut Hanung, tingginya angka pelancong membuktikan kawasan bersejarah ini tetap menjadi magnet utama pariwisata di Jateng, khususnya bagi wisatawan domestik saat musim libur sekolah.
"Ini datanya masih bergerak, tetapi ini sudah ada sedikit yang kita bisa lihat total kunjungan saat ini, yang meningkat di Kota Lama," ucapnya.
"Kemudian di wilayah selatan, pantai-pantai di Kebumen sampai Purworejo juga ramai. Lalu Borobudur juga tetap menjadi tujuan wisata favorit," lanjutnya.
Disporapar Jateng turut menguraikan urutan destinasi lain yang paling banyak dikunjungi setelah kawasan ibu kota provinsi tersebut. Peringkat kedua ditempati oleh Candi Prambanan di Kabupaten Klaten yang mencatatkan angka 251.475 wisatawan.
Objek wisata religi Makam Aulia Syeh Maulana Maghribi di Kabupaten Batang berada di urutan ketiga lewat raihan 175.722 kunjungan. Selanjutnya, Kawasan Dataran Tinggi Dieng di Kabupaten Banjarnegara dikunjungi 116.828 orang, serta Kawasan Rowo Jombor di Kabupaten Klaten dengan 77.400 wisatawan.
Di samping itu, Hanung mengungkapkan adanya pergeseran tren pilihan destinasi pada musim liburan kali ini. Area pantai di koridor selatan Jawa Tengah mengalami lonjakan kunjungan yang cukup signifikan daripada tahun lalu.
"Ada sedikit pergeseran. Pantai Selatan di Purworejo dan Kebumen naik cukup tinggi. Wisatawan ingin mencari pengalaman baru, menikmati wisata alam, sekaligus karena aksesnya semakin mudah dan biayanya juga relatif terjangkau," jelasnya.
Meskipun demikian, proses rekapitulasi data riil untuk seluruh objek wisata di Jateng masih terus berjalan karena belum semua laporan dari pemerintah kabupaten dan kota terkumpul.
"Nanti setelah masa liburan selesai akan kami rekap. Sekitar pertengahan Juli datanya sudah lebih lengkap. Tapi yang jelas sejauh ini tren kunjungannya meningkat cukup signifikan," pungkasnya.