Lamine Yamal Pecahkan Rekor Messi Saat Spanyol Tekuk Arab Saudi

Share

Tim nasional Spanyol sukses menundukkan Arab Saudi dengan skor telak 4-0 pada pertandingan babak penyisihan Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Minggu (21/6/2026) malam WIB. Kemenangan ini sekaligus diwarnai pemecahan rekor sejarah oleh penyerang muda Lamine Yamal.

Dilansir dari bola.kompas.com, keunggulan Spanyol dibuka oleh gol Lamine Yamal pada menit ke-10 yang memanfaatkan umpan silang Mikel Oyarzabal. Keunggulan tersebut kemudian diperbesar melalui dua gol Mikel Oyarzabal pada menit ke-21 dan 24, serta gol bunuh diri bek Arab Saudi Hassan Altambakti pada menit ke-49.

Gol perdana di panggung Piala Dunia tersebut dicetak Lamine Yamal pada usia 18 tahun 343 hari. Catatan ini resmi menempatkan pemain Barcelona tersebut di peringkat ketujuh pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia, melampaui rekor Lionel Messi yang mencetak gol pertamanya pada usia 18 tahun 357 hari.

Yamal dipercaya tampil sejak awal laga oleh pelatih Luis de la Fuente setelah pada pertandingan sebelumnya melawan Cape Verde hanya bermain selama 29 menit sebagai pengganti akibat proses pemulihan cedera hamstring.

Penyerang Spanyol Lamine Yamal mengungkapkan rasa bahagianya yang mendalam setelah berhasil mencetak gol debut sebagai starter.

"Saya selalu bermimpi berada di Piala Dunia, dan bisa mencetak gol di pertandingan pertama saya sebagai starter adalah sebuah mimpi." ujar Lamine Yamal, Pemain Timnas Spanyol.

Ia juga menambahkan bagaimana keluarganya hadir langsung di stadion untuk memberikan dukungan emosional yang besar.

"Saya menonton Piala Dunia terakhir dari ruang kelas, jadi bisa mencetak gol di sini dengan ibu dan keluarga saya di tribun adalah sebuah mimpi," ujar Lamine Yamal, Pemain Timnas Spanyol.

Kekalahan Arab Saudi ini memperpanjang tren negatif tim-tim dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada pertandingan kedua fase grup. Kompasiana.com mencatat negara-negara Asia seperti Australia, Irak, Yordania, Uzbekistan, Qatar, dan Korea Selatan juga menelan kekalahan beruntun dari lawan-lawannya.

Meskipun demikian, peluang perwakilan Asia untuk menembus babak 32 besar belum sepenuhnya tertutup berkat regulasi format baru Piala Dunia 2026 yang menyediakan kuota bagi tim peringkat ketiga terbaik.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author