Lazio Kalahkan Pisa Dua Satu pada Pekan Terakhir Serie A
Lazio berhasil memetik kemenangan tipis 2-1 saat menjamu Pisa dalam pertandingan pekan ke-38 atau laga pamungkas kompetisi Serie A di Stadion Olimpico pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Pertandingan ini diwarnai aksi comeback tuan rumah lewat gol Fisayo Dele-Bashiru dan Pedro, setelah sebelumnya Pisa sempat memimpin lebih dulu melalui sundulan Stefano Moreo pada menit ke-23.
Berdasarkan statistik pertandingan dari diretta.it, skuat Biancocelesti tampil menyerang dengan melepaskan total 11 tembakan sepanjang laga, melewati catatan rata-rata musiman mereka yang berada di angka 10,8 tembakan per pertandingan.
Kemenangan ini sekaligus menandai laga perpisahan penyerang veteran Lazio, Pedro, yang mencetak gol penentu kemenangan pada penampilan ke-187 miliknya di Serie A.
Gol tersebut merupakan torehan kelima Pedro di Serie A musim ini yang semuanya dicetak pada tahun 2026, menjadikannya pemain tertua yang mengemas minimal lima gol di lima liga top Eropa.
Tambahan gol dari penyerang asal Spanyol itu juga menggenapi catatan 100 kemenangan dirinya di semua kompetisi selama berseragam Lazio.
Sementara itu, bagi Fisayo Dele-Bashiru, gol penyeimbang yang ia cetak setelah memanfaatkan operan dari Reda Belahyane menjadi gol pertamanya musim ini sekaligus gol keempatnya di kasta tertinggi Italia.
Di kubu tim tamu, gol pembuka yang dicetak Stefano Moreo memanfaatkan umpan silang Aebischer merupakan gol ke-200 bagi Pisa sepanjang sejarah keikutsertaan klub di Serie A.
Penyerang asal Italia tersebut juga menyamai rekor Giuseppe Incocciati dan Paolo Baldieri sebagai salah satu pencetak gol tersubur klub dalam satu musim Serie A dengan koleksi 7 gol.
Kekalahan ini membuat Pisa besutan pelatih Oscar Hiljemark mencetak rekor buruk berupa sembilan kekalahan beruntun dalam sejarah klub dan menutup musim di dasar klasemen dengan 19 poin.
Pisa menjadi tim keempat dalam empat musim terakhir yang finis di bawah 20 poin menyusul Sampdoria, Salernitana, dan Monza pada musim-musim sebelumnya.
Sportmediaset.mediaset.it melaporkan bahwa hasil ini menempatkan Lazio di peringkat kesembilan klasemen akhir dengan 14 kemenangan, 12 imbang, dan 12 kekalahan.
Pencapaian tersebut menjadi finis terburuk Lazio di Serie A sejak musim 2013/14, sekaligus mencatatkan total 54 poin bagi pelatih Maurizio Sarri dalam satu musim penuh.