Lisa BLACKPINK Picu Tren Global Gantungan Tas Boneka Labubu
Hubungan kedekatan antara Lisa BLACKPINK dan Labubu menarik perhatian publik setelah sang artis kedapatan membawa boneka tersebut di belakang layar video musik Piala Dunia 2026. Anggota grup idola asal Korea Selatan ini menjadi sosok penting di balik popularitas boneka monster bergigi tajam tersebut, seperti dilansir dari Detikcom.
Lisa pertama kali memperlihatkan koleksi Labubu miliknya pada musim semi tahun 2024 melalui unggahan di Instagram Stories. Saat itu, dia tampak memeluk boneka Labubu berukuran besar dari seri Fall in Wild.
Sejak momen tersebut, berbagai variasi Labubu mulai melengkapi penampilan pelantun lagu LALISA ini. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah penggunaan gantungan kunci boneka tersebut pada tas mewah miliknya.
Penampilan Lisa dengan mainan tersebut memicu rasa penasaran masyarakat luas, terutama kalangan Gen Z. Banyak orang kemudian mulai ikut memburu Labubu yang dijual dengan sistem kotak misterius atau blind-box.
Sistem penjualan blind-box mengharuskan pembeli memilih tanpa mengetahui karakter di dalamnya. Hal ini mendorong konsumen membeli dalam jumlah banyak demi melengkapi seluruh seri atau berburu karakter langka.
Popularitas yang melonjak ini berdampak langsung pada nilai ekonomi mainan tersebut di pasar sekunder. Data dari LSEG menunjukkan bahwa pengaruh Lisa membuat harga jual kembali Labubu versi langka melonjak drastis hingga mencapai angka USD 1.000.
Dampak Tren terhadap Selebriti Lain
Tren penggunaan hiasan tas ini menjalar cepat di kalangan pengguna media sosial yang aktif. Selain masyarakat umum, rekan satu grup Lisa, Rosé BLACKPINK, juga diketahui ikut mengoleksi boneka serupa akibat tren tersebut.
Namun, kepopuleran masif ini memberikan dampak yang tidak terduga bagi Lisa sendiri. Sang artis kini justru mengalami kesulitan untuk mendapatkan seri Labubu yang diinginkannya karena harus berebut dengan masyarakat umum.
Meskipun demikian, hubungan kerja sama antara sang artis dengan produser mainan dinilai berpotensi terus berlanjut. Kemunculan terbaru boneka tersebut dalam proyek video musik terbarunya mempertegas posisi Labubu sebagai bagian dari citra visual sang idola.
Lisa mengonfirmasi bahwa ketertarikannya pada karakter rekaan Kasing Lung dan Pop Mart ini bukan bermula dari kontrak promosi berbayar. Hubungan tersebut berawal dari rekomendasi seorang teman yang membuatnya langsung menyukai karakter tersebut.
"Cinta banget dan terus ngoleksi dan pakai di tasku," kata Lisa dalam wawancara dengan AnOther Magazine setahun setelah momen tersebut.