Mahasiswa Universitas Paramadina dan Institut STIAMI Bubarkan Demo di DPR
Kelompok mahasiswa dari Universitas Paramadina dan Institut STIAMI membubarkan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada Senin (15/6/2026) sore. Massa meninggalkan lokasi sekitar pukul 17.49 WIB dengan melakukan long march menuju arah Semanggi sambil saling berpegangan tangan.
Aksi penyampaian aspirasi tersebut sebelumnya dimulai sejak pukul 15.50 WIB, di mana massa bergerak dari arah Semanggi menuju gerbang parlemen. Berdasarkan laporan dari Detikcom, arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau lancar dan aparat kepolisian tetap bersiaga mengamankan area setelah massa membubarkan diri.
Saat meninggalkan lokasi, mobil komando yang digunakan untuk berorasi juga ikut bergerak menjauh dari area parlemen. Meski demikian, sejumlah atribut aksi seperti coretan, spanduk tuntutan, hingga dua karangan bunga berisi kritik terhadap pemerintah dan DPR masih tertinggal di gerbang gedung legislatif tersebut.
Kritik tajam terhadap jalannya pemerintahan disampaikan langsung oleh perwakilan massa melalui pengeras suara saat melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang.
"Setiap hari ada aja berita buruk dari pemerintah kita. Kita sebagai mahasiswa, rakyat kita sudah cukup marah terhadap pemerintah," ujar orator.
Selain di gerbang utama DPR, pergerakan massa mahasiswa pada hari yang sama juga tersebar di beberapa titik lain seperti Dukuh Atas, gerbang belakang Gedung DPR, dan kawasan Patung Kuda. Perwakilan demonstran di sekitar Patung Kuda dilaporkan masuk ke kantor Wakil Presiden, sedangkan massa yang berada di gerbang belakang DPR telah membubarkan diri terlebih dahulu.